Kreatifitas Siswa SMA N 2 Purbalingga Produksi Film, Angkat Cerita 3 Sahabat Berbeda Agama

Toleransi atau istilah lain tepa selira jadi modal utama keutuhan bangsa yang punya latar belakang beragam.

Kreatifitas Siswa SMA N 2 Purbalingga Produksi Film, Angkat Cerita 3 Sahabat Berbeda Agama
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
produksi film tepa selira oleh siswa siswa SMA Negeri 2 Purbalingga 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Toleransi atau istilah lain tepa selira jadi modal utama keutuhan bangsa yang punya latar belakang beragam.

Wajar, isu keberagaman kerap didengungkan agar persatuan bangsa ini tetap selali terjaga.

Melalui berbagai macam cara maupun media, mereka menyuarakannya.

Para siswa SMA Negeri 2 Purbalingga punya cara tersendiri untuk menyuarakan isu itu kepada khalayak.

Brankas Film sub-ekstrakulikuler Teater Brankas SMA Negeri 2 Purbalingga berhasil memproduksi film berjudul “Tepa Selira” yang dikerjakan di tiga lokasi berbeda, yaitu Desa Slinga Kecamatan Kaligondang, Kelurahan Wirasana Kecamatan Purbalingga, dan Desa Dawuhan Kecamatan Padamara.

Film yang produksinya difasilitasi CLC Purbalingga ini berkisah tiga sahabat dengan latar agama berbeda.

Amir beragama Islam, Kusno penganut kepercayaan, dan Ayong beragama Konghucu.

"Bagi kami, memproduksi film anak-anak merupakan tantangan tersendiri karena harus lebih ekstra dalam menghadapi pemain.

Terlebih konten cerita yang bagi kami cukup berat namun menarik,” ungkap sutradara Nazahah Kusnun Khotimah yang saat ini naik ke bangku kelas XII.

Suatu hari, Ayong diperintah mamanya mencari buah lamtorogung (petai cina) untuk jamu engkongnya yang dibantu dua sahabatnya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved