Lokalisasi SK Sunan Kuning Ditutup Pemkot Semarang Tak Lepas Tangan, Akan Dibangun Kampung Tematik

Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tidak serta merta mematikan roda perekonomian.

Lokalisasi SK Sunan Kuning Ditutup Pemkot Semarang Tak Lepas Tangan, Akan Dibangun Kampung Tematik
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Pemkot Semarang memberikan sosialisasi kepada wanita pekerja seks (WPS) Sunan Kuning terkait penutupan lokalisasi, Selasa (18/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tidak serta merta mematikan roda perekonomian.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, Pemkot Semarang akan berupaya bertindak bijak dalam menutup lokalisasi tersebut.

"Disini mayoritas rumah-rumah penduduk, beda dengan lokalisasi Kalijodo. Disana tanah penerintah, sehingga dibongkar selesai. Disini, kami cari solusi," ungkap Fajar, Selasa (18/6/2019).

Dikatakan fajar, Pemkot tidak akan melepas tangan begitu saja. Pemkot akan mengalihkan kawasan tersebut menjadi kampung tematik dan pusat kuliner yang bisa menjadikan roda ekonomi dikawasan tersebut tetap berjalan.

Pihaknya pun akan melakukan pemulangan para WPS mulai 15 Agustus 2019. Pintu masuk gapura Sunan Kuning akan dibongkar pada akhir Juli. Lalu, Penkot akan mulai membangun dan menata Kampung Tematik.

"Ini sudah insturksi dari presuden melalui menteri. Di jateng ada 32 tempat lokalisasi. Sunan Kuning akan menjadi lokalisasi ke-10 yang ditutup," katanya.

Sembari melakukan penutupan Sunan Kuning, dia menambahkan, akan melakukan penutupan lokalisasi Gambilangu yang berada di Keluraha Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.

Pihaknya akan merapatkan dan menyamakan persepsi dengan Satpol PP dan Dinsos Kabupaten Kendal agar sama-sama melakukan penutupan. Sebab, lokasi Gambilangu ini terbagi dua yang mana masuk wilayah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

"Nanti Gambilangu akan menjadi lokalisasi ke-11 di Jateng yang ditutup," imbuhnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved