Seusai Libur Lebaran, Satlantas Polres Brebes Kehabisan Stok Material SIM

Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Brebes membludak usai libur Lebaran ini.

Seusai Libur Lebaran, Satlantas Polres Brebes Kehabisan Stok Material SIM
Serambi Indonesia
Ilustrasi surat izin mengemudi (SIM). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Brebes membludak usai libur Lebaran ini.

Hal itu membuat Satlantas Polres Brebes kehabisan stok material blangko SIM.

Kasat Lantas Polres Brebes AKP M Adimas Purwonegoro mengatakan jumlah pemohon SIM meningkat di banding sebelum Lebaran.

Saat kondisi normal jumlah pemohon SIM rata-rata mencapai 150 orang per hari, tetapi setelah Lebaran meningkat lebih dari 200 orang per hari.

"Selama libur Lebaran kemarin, layanan SIM juga libur. Setelah Lebaran, layanan buka lagi dan langsung diserbu pemohon. Ada kenaikan sekitar 30 persen dibanding hari biasa," kata Adimas, Selasa (18/6/2019).

Pilkades di Empat Desa di Brebes Diikuti Pasangan Suami Istri

Menurutnya, membludaknya jumlah pemohon SIM karena banyak pemudik yang pulang kampung sekalian mengurus perpanjangan SIM. Kondisi tersebut membuat stok material SIM tidak mencukupi.

"Material SIM habis sudah terjadi mulai pekan lalu. Itu terjadi memang dikarenakan stok yang ada tinggal sedikit dan keadaan tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Brebes, tetapi juga di daerah lain," jelasnya.

Untuk sementara, katanya, para pemohon SIM yang sudah melakukan pemotretan dan lainnya, terpaksa harus diberikan SIM sementara yang berupa surat keterangan.

Meski demikian, SIM sementara tersebut sama sahnya sebagaimana SIM yang sudah tercetak.

"Untuk sementara, para pemohon ini mendapatkan SIM sementara dalam bentuk surat keterangan. Fungsi surat ini sama dengan SIM, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari SIM sementara itu nantinya digunakan sebagai dasar pemohon untuk mengambil SIM saat material sudah tersedia.

Pihaknya juga akan memberikan informasi secara langsung kepada pemohon ketika material sudah ada, dan pemohon juga bisa menanyakan langsung melalui nomor kontak telepon yang tersedian di surat keterangan tersebut.

"Kami tidak bisa pastikan kapan stok material sudah ada karena stok material dari pusat. Kami perkirakan kemungkinan dalam dua bulan ke depan sudah ada," ucapnya. (nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved