BPNB Jogja Lawatan Sejarah di Semarang, Fitria Akhirnya Tahu Sejarah Lawang Sewu dan Kereta Api

Ratusan siswa penuhi Lawang Sewu, Rabu (19/6/2019). Sejak pukul 10 pagi, para siswa memakai pakaian putih itu mengunjungi tiap ruangan yang ada di

BPNB Jogja Lawatan Sejarah di Semarang, Fitria Akhirnya Tahu Sejarah Lawang Sewu dan Kereta Api
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Peserta mengikuti lawatan sejarah yang digelar BPNB Jogja dan Disdikbud Jateng di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (19/6/2019). Tribun jateng/akbar hari mukti 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan siswa penuhi Lawang Sewu, Rabu (19/6/2019).

Sejak pukul 10 pagi, para siswa memakai pakaian putih itu mengunjungi tiap ruangan yang ada di bangunan sejarah Kota Semarang tersebut.

Dipandu seorang pemandu, ratusan siswa dan juga guru itu diajak berkeliling melihat-lihat isi di Lawang Sewu.

Para siswa juga diajak menyelami sejarah Indonesia terutama Jawa Tengah masa sebelum kemerdekaan.

Di mana kereta menjadi transportasi mewah bagi masyarakat berangkat dari satu kota ke kota yang lain.

Hal ini merupakan sekelumit suasana lawatan sejarah yang dilakukan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jogja, yang bekerjasama dengan Disdikbud Jateng.

Fitria Rahayu, siswa asal Jogjakarta mengaku tercengang melihat peta persebaran jalur rel di masa lalu.

Menurutnya hanya sedikit kota di Jawa yang dilewati rel kereta api.

"Coba bayangkan hidup di zaman dahulu.

1910 rel kereta ke Klaten tidak ada.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved