Dadi Enggan Beberkan Jumlah BPR Belum Berstandar Modal Inti, Perbarindo Janji Merangkulnya

Peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2015, setiap bank modal inti kurang dari Rp 3 miliar diwajibkan memiliki modal senilai tersebut pada akhir 2019 ini.

Dadi Enggan Beberkan Jumlah BPR Belum Berstandar Modal Inti, Perbarindo Janji Merangkulnya
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
(dari kiri ke kanan) Ketua Perbarindo Pusat, Joko Suyanto didampingi Kepala OJK regional III Aman Santosa dan Ketua DPD Jateng Dadi Sumarsana menekan sirine peresmian Rumah Perbarindo di Jalan Sendangsari Utara XIII Kavling 187, Semarang, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masih adanya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan modal inti di bawah Rp 3 miliar menjadi pekerjaan rumah bagi Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jawa Tengah.

Pasalnya berdasarkan Peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2015, setiap bank dengan modal inti kurang dari Rp 3 miliar diwajibkan memiliki modal senilai tersebut pada akhir 2019 ini.

Jika tidak, wilayah operasinya dan kewenangannya akan dibatasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Perbarindo Jateng, Dadi Sumarsana tidak begitu risau.

"Kami rangkul semua, kami ajak untuk fight meraih standar modal inti. Makanya kami resmikan juga Rumah Perbarindo ini, agar anggota bisa berkoordinasi untuk mencapainya," ucap Dadi saat ditemui dalam peresmian Rumah Perbarindo, Rabu (19/6/2019).

Ia enggan membeberkan secara pasti berapa jumlah BPR di Jawa Tengah yang belum memiliki standar modal inti minimal tersebut.

Menurutnya, itu kewenangan OJK.

Kewenangannya adalah menyiapkan beberapa langkah untuk merangkul BPR yang kurang modal tersebut untuk tumbuh.

"Ada beberapa langkah yang sudah kami siapkan. Mulai dari merger, menambah jumlah pemodal, hingga memacu permodalan. Kami rasa semua itu realistis tinggal cari mana yang pas untuk tiap BPR," ucap pria kelahiran Magelang tersebut.

Ia sangat optimis, peraturan OJK itu tidak akan mematikan BPR.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved