Detik-detik Perampok Todongkan Parang Buat Dua Satpam Tak Berdaya, Bawa Kabur Rp 288 Juta

Dalam aksinya, para perampok menodong dua satpam gudang, yakni Parji (48) dan Riyanto (34), dengan parang.

Detik-detik Perampok Todongkan Parang Buat Dua Satpam Tak Berdaya, Bawa Kabur Rp 288 Juta
mahfira putri maulani
Perampokan Gudang Unilever Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN -- Komplotan perampok membobol brankas di gudang CV Dian Pratama Unilever, Jalan Raya Solo-Sragen Km 8, Dukuh Mojoasri, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen, Senin (17/6) dini hari.

Para perampok yang diperkirakan berjumlah sembilan orang itu membawa kabur uang Rp 280 juta.

Dalam aksinya, para perampok menodong dua satpam gudang, yakni Parji (48) dan Riyanto (34), dengan parang. Mereka juga mengikat tangan dan kaki serta melakban mulut korban. Kedua satpam tersebut terluka pada pergelangan tangan kanan dan kiri lecet, serta dahi lecet dan memar-memar.

Kejadian itu diketahui, setelah Sutrisman (45), warga Mojoasri, mendengar teriakan minta tolong dari arah gudang CV Dian Pratama. Rupanya, lakban pada mulut Riyanto sedikit terbuka sehingga dia bisa berteriak minta tolong.

Sutrisman, yang juga ketua RT setempat kemudian mendatangi gudang, yang berada tidak jauh dari rumahnya. Sesampai di gudang itu, Sutrisman mendapati Parji yang berada di luar gudang dalam keadaan terikat kaki dan tangan serta mulut dan mata tertutup lakban.

Di dalam gudang, Riyanto, satpam lainnya dalam keadaan yang kurang lebih sama. Parji merupakan warga Jambanan, Sidoharjo, Sragen, sedangkan Riyanto warga Kampung Teguhan, Plumbungan, Karangmalang, Sragen.

Setelah melihat kejadian tersebut Sutisman pun memanggil warga sekitar untuk menolong korban. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Masaran. Polisi yang datang ke lokasi tak lama kemudian, mendapati satu brankas dengan kondisi pintu dijebol dan posisi brankas tidak ditanam atau dicor.

"Uang yang diambi diperkirakan Rp 280 juta. Dari keterangan saksi, pelaku perampokan berjumlah sembilan orang. Pelaku kini dalam pengejaran, doakan segera ketemu," kata Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan.

Bobol minimarket

Sementara itu, komplotan pencuri membobol minimarket Alfamart di Kampung Teguhan, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Kejadian diketahui Selasa (18/6) pagi oleh Ismi Febrianti (24), karyawan Alfamart yang akan masuk kerja shift pagi.

Warga Murong, Kebonromo, Ngrampal, Sragen, menjelaskan, dia datang ke toko pada pukul 07.00. Sesampai di toko, dia melihat rolingdoor depan sudah dalam keadaan terbuka. Saat Ismi masuk, dia mendapati kondisi toko yang sudah berantakan, terutama di area meja kasir dan gudang belakang.

Merasa takut, Ismi kemudian menghubungi kepala kantor, supervisor, dan temannya yang membawa kunci toko. Setelah kepala toko, Cicik Sri Rahayu Sejati (26), warga Glagah, Desa Mojorejo, Karangmalang, sampai, Ismi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sragen.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, dari Alfamart Teguhan itu pelaku menggondol uang Rp 30 juta. "Ketika tim kami melakukan oleh TKP (tempat kejadian perkara--Red), diduga rekaman CCTV diambil pelaku, tapi masih dugaan, untuk lebih lanjutnya kami masih melakukan pendalaman," katanya. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved