Breaking News:

Pecandu Narkotika di Jawa Tengah Mencapai 495.000 Jiwa, Ini Upaya Dinkes Jateng

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengungkap, prevalensi pecandu narkotika di Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 495.000 jiwa.

shutterstock
Ilustrasi narkoba 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengungkap, prevalensi pecandu narkotika di Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 495.000 jiwa.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Jateng Teguh B Santoso, jumlah tersebut diperkirakan, telah menyasar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Kalau kita bagi, di tiap kabupaten/kota ada sekitar 13.000 pecandu," jelasnya seusai menjadi narasumber dalam sebuah acara dialog bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Selasa (18/6/2019).

Menurut Teguh, jumlah tersebut tidak sebanding dengan penanganan di masing-masing kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Hal itu lantaran jumlah BNNK yang ada di Jawa Tengah masih dalam batas minimal.

"Penanganan tiap-tiap kabupaten di Jateng baru ada 9 BNNK yang terbentuk sehingga di sini otomatis kalau kita lihat di Jateng, prevalensi paling tinggi ada beberapa kabupaten termasuk di wilayah Solo, Semarang, dan Pekalongan," kata Teguh.

Teguh menyebut, jumlah didasarkan dari temuan kasus.

Di Jateng sendiri, ungkapnya, kasus tertinggi yakni di Solo, Semarang, Purwokerto, Pekalongan, dan beberapa wilayah lainnya.

"Kami belum melakukan penelitian secara menyeluruh karena yang dilakukan penelitian ini hanya di beberapa wilayah di Propinsi Jateng. Itu perkiraan, bisa dua kali lipat atau tiga kali lipat karena fenomena gunung es, pecandu narkotika nampak kecil dipermukaan tapi di bawah pecandu sangat banyak sekali," paparnya.

Selanjutnya BNNP ingin bersama Dinas Kesehatan untuk bersinergi dalam upaya menyelamatkan para pecandu dari bahaya narkoba.

Halaman
12
Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved