Revisi Perda RTRW Kabupaten Brebes Terkatung-Katung

Proses revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di Kabupaten Brebes terkatung-katung hingga sekarangm z

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Proses revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di Kabupaten Brebes terkatung-katung hingga sekarang. Padahal, pembahasan revisi Perda tersebut telah dimulai 2,5 tahun yang lalu.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi Perda RTRW DPRD Kabupaten Brebes, Imam Royani mengatakan, proses pembahasan revisi Perda RTRW di tingkat Pansus DPRD sudah dilakukan sejak April 2017. Saat ini, tugas Pansus sudah selesai.

"Dari kajian kami (Pansus--red), ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh ekskutif (Pemkab)," kata Royani, Rabu (19/6/2019).

Dengan selesainya pembahasan di Pansus, Royani mengatakan, pembahasan revisi Perda tersebut berada di Pemkab Brebes. Hanya saja, sampai sekarang belum kelar. Hal itu karena ada beberapa proses lanjutan yang menjadi ranah eksekutif, termasuk beberapa persyaratan yang harus dipenuihi.

"Kami mendesak agar revisi Perda ini segera dipenuhi persyaratannya. Apa yang menjadi ranah eksekutif, termasuk beberapa persyaratan harus segera dipenuhi. Ini menjadi kewenangan penuh eksekutif karena menyangkut teknis," jelasnya.

Lambatnya penyelesaian revisi Perda RTRW tersebut mendapat respon Bupati Brebes, Idza Priyanti. Idza meminta revisi Perda RTRW itu segera diselesaikan, karena sangat dibutuhkan dalam menunjang pembangunan daerah, khususnya menyangkut investasi.

"Saya minta Revisi Perda RTRW ini segera diselesaikan. Sekali lagi, kepada Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang dibantu Pak Sekda untuk bisa segera mengajukan Perda ini ke pusat," katanya.

Idza menyayangkan, proses revisi Perda RTRW memakan waktu yang cukup lama. Apalagi, beberapa daerah lain sudah selesai menetapkan revisi Perda RTRW. Padahal, prosesnya lebih dahulu di Brebes.

"Seperti Kabupaten Kendal dan Batang, sudah selesai revisinya. Mereka sudah memasukan rancangan revisi Perda RTRW ini ke loker Dirjen Tata Ruang. Karena itu Brebes harus didorong segera masuk sehingga dapat cepat ditetapkan," paparnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan menjelaskan, revisi Perda RTRW menjadi target ke depan untuk segera diselesaikan. Pada 31 Mei lalu, draf gambar dan rancangan Raperda sudah dikirim ke loker Dirjen Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bahkan, pihaknya bersama instansi terkait juga akan segera menemui Dirjen Tata Ruang dalam upaya percepatan proses penyelesaian revisi perda tersebut.

"Melalui upaya ini, kami targetkan bulan Agustus mendatang Perda RTRW bisa ditetapkan sesuai dengan masa jabatan DPRD yang lama," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Perda RTRW itu ke depannya akan menjadi payung hukum pembangunan daerah, termasuk terkait investasi yang akan masuk ke Brebes. Sebab, dalam perda itu mengatur juga zona-zona yang diperuntukan bagi industri dan lahan pertanian.

"Saya optimistis Agustus nanti Perda ini bisa ditetapkan," pungkasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved