Setelah Dipukul 3 Kali Oleh Pengamen karena Tak Beri Uang, Ghufron Kini Derita Stroke 

"Mas (kakak) stroke. Jadi tidak bisa diajak ngobrol," kata seorang pria yang mengaku sebagai adik dari Ghufron

Setelah Dipukul 3 Kali Oleh Pengamen karena Tak Beri Uang, Ghufron Kini Derita Stroke 
Dok. Humas Polres Malang
Kapolsek Kepanjen Kompol Bindriyo saat melihat Ghufron yang sedang dirawat di Rumah Sakit Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

TRIBUNJATENG.COM - Ghufron (45) memasuki toko kecil yang ada di depan rumahnya, di Jalan Pudak nomor 333 RT 30 RW 3 Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (18/6/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Jalannya pelan.

Penyakit stroke yang dideritanya membuatnya harus bergerak perlahan.

"Mas (kakak) stroke. Jadi tidak bisa diajak ngobrol," kata seorang pria yang mengaku sebagai adik dari Ghufron.

Pria itu enggan menyebutkan namanya.

Pada Kamis (13/6/2019) pekan lalu sekitar pukul 11.15 WIB, Ghufron dilarikan ke Rumah Sakit Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Bukan karena stroke yang dideritanya.

Dia dipukul dengan gitar oleh Meseri (47), seorang pengamen yang sedang mengamen di rumah itu.

Sang adik lalu berkisah soal kejadian yang menimpa kakaknya.

Aksi pemukulan yang dialami Ghufron bermula saat seorang pengamen datang bernyanyi di depan rumahnya.

Halaman
123
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved