ABK KP Kutilang 5005 Polair Baharkam Tekankan Pentingnya Dokumen Kapal Sebelum Melaut

Setiap fungsi kepolisian memiliki tugas pokok yang berbeda meski tujuannya tetap melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat.

ABK KP Kutilang 5005 Polair Baharkam Tekankan Pentingnya Dokumen Kapal Sebelum Melaut
IST
ABK KP Kutilang 5005 Polair Baharkam Polri mensosialisasikan UU Perikanan kepada nelayan di Karimun Jawa, Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Setiap fungsi kepolisian memiliki tugas pokok yang berbeda meski tujuannya tetap melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh KP Kutilang-5005 Korpolair Baharkam Polri.

Kapal Polisi yang saat ini berstatus Bawah Komando Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jateng ini melakukan sosialisaso Undanh Undang Perikanan di Pelabuhan Umum Karimum Jawa, Jepara, Kamis (20/6/2019).

ABK KP Kutilang-5005 memberikan sosialisasi Undang Undang nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan kepada puluhan nelayan di Karimun Jawa.

KP Kutilang 5005 Polair Baharkam Polri
KP Kutilang 5005 Polair Baharkam Polri (IST)

Sosialisasi ini dilakukan di atas kapal nelayan yang bersandar di Pelabuhan Karimun Jawa.

Komandan KP Kutilang-5005, AKP Rusman, mengatakan, banyak poin yang disampaikan kepada para nelayan di Karimun Jawa saat sosialisasi berlangsung.

Selain menyampaikan aturan yang mengikat para nelayan dalam mencari ikan, mereka juga diberi himbauan akan pentingnya kelengkapan dokumen kapal sebelum melaut.

"Dokumen kapal itu sangat penting, jelas pelanggaran kalau melaut dokumen kapalnya tidak lengkap," ujar Rusman.

Selain itu, para nelayan juga ditegaskan akan pentingnya memperhatikan kondisi cuaca dan peringatan yang dikeluarkan oleh BMKG.

"Perhatikan keselamatan, safety first.

Lalu harus dipahami juga ada aturan yang mengatur dalam proses penangkapan ikan dan pelayaran," ujarnya.

Rusman juga berpesan kepada para nelayan agar menjadi mitra Polri yang aktif menjaga perairan dari kemungkinan tindak pidana.

"Kami himbau masyarakat khususnya para nelayan agar aktif melaporkan apabila ada peristiwa tindak pidana di wilayah perairan," pungkasnya. (Lyz).

Penulis: muh radlis
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved