Desa Karangbangun Jumapolo Karanganyar Masuk 3 Besar Lomba Desa Tingkat Provinsi

Desa Karangbangun Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba desa tingkat provinsi bersama dua desa

Desa Karangbangun Jumapolo Karanganyar Masuk 3 Besar Lomba Desa Tingkat Provinsi
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Desa Karangbangun Jumapolo Karanganyar Masuk 3 Besar Lomba Desa Tingkat Provinsi 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Desa Karangbangun Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba desa tingkat provinsi bersama dua desa dari Kabupaten Demak dan Temanggung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Permasdes) Kabupaten Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan, dalam loma desa tingkat provinsi, Kabupaten Karanganyar mengajukan Desa Jeruk Sawit Kecamatan Gondangrejo, Desa Ngringo Kecamatan Jaten, dan Desa Karangangun Kecamatan Jumapolo.

"Kita mengajukan ke provinsi, Desa Karangbangun masuk tiga besar. Dua Kabupaten lainya, Kabupaten Demak dan Temanggung," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (20/6/2019).

Dibandingkan Desa Ngringo dan Desa Jeruk Sawit, menurutnya Karangbangun mempunyai kelompok-kelompok yang inovatif dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagus.

"Disamping itu indikator-indikator yang lain, nilainya di atas itu (dua desa),"terangnya.

Dalam lomba desa tingkat provinsi tersebut, akses jalan desa juga menjadi satu dari sekian kriteria penilaian.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, setelah melintasi jalan atau akses di Desa Karangbangun, menurutnya kondisinya sudah bagus.

"Saya harap ini tidak hanya karean lomba, tapi suasana di 162 desa yang ada di Kabupaten Karanganyar juga harus guyub, rukun, dan resik," katanya.

Adapun Ketua Tim Penilaian, Joko Sulistiyo mengatakan, Desa Karangbangun sudah masuk 3 besar tingkat Jateng. "Jadi harus bangga karena sudah menyisihkan 7.809 desa di Jateng," terangnya.

Dengan diadakan lomba ini, diharapkan mampu mendorong upaya percepatan pembangunan atas dasar tekad dan kemauan sendiri di masing-masing desa.

"Pada hakikatnya ini evaluasi program desa/kelurahan, evaluasi kepemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan. Maka keterlibatan masyarakat sangat penting. Sesuai esensi atau kebutuhan dan memberikan manfaat untuk kesejahteran masyarakat," tuturnya.

Joko menyampaikan, juara 1 dalam lomba desa ini berhak menjadi duta Jateng dan mengikuti lomba tingkat regional (Jawa-Bali) "Penilaian fokus pada RPJMDesa, RKPDesa dan dokumen perencanaan, serta profil desa," jelasnya.

Menurut Joko, menjadi juara bukan tujuan utama, akan tetapi salah satu cara mengukur peningkatan hasil pembangunan daerah," tandasnya.

Dalam penilaian yang dilaksanakan di Balai Desa Karangbangun, hasil olahan dari kelompok usaha turut ditampilkan dalam kesempatan itu. Seperti Keripik kulit singkong, Bolu singkong, Balung ketek, Tempe dan jamu gendong.(*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved