Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Tanjakan Ciregol Brebes

Penemuan mayat tanpa identitas kembali terjadi di Kabupaten Brebes, Rabu (19/6/2019) malam.

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Tanjakan Ciregol Brebes
Istimewa
Petugas membawa mayat ke RSUD Bumiayu untuk visum, Rabu (19/6/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Penemuan mayat tanpa identitas kembali terjadi di Kabupaten Brebes, Rabu (19/6/2019) malam.

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di tanjakan Ciregol, tepatnya di jalan utama Tegal-Purwokerto wilayah Dukuh Satir, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Saksi Robi Gunawan (26), warga Dukuh Pekandangan RT 1 RW 8, Desa Kutamendala mengatakan, dirinya bersama temannya yaitu Sutiyono (26), warga Dukuh Satir RT 1 RW 9, Desa Kutamendala, hendak bepergian menuju Tonjong sekitar pukul 21.00 WIB.

Namun, di tengah perjalanan di tanjakan Ciregol mereka melihat sesosok mayat di tepi jalan.

Saat dicek, mayat tersebut sudah terbujur kaku. Keduanya pun langsung melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.

"Kami mau ke Tonjong lewat Ciregol. Kemudian di tepi jalan lihat ada orang tergeletak. Setelah kami cek, ternyata sudah meninggal dan sudah kaku," kata Robi.

Di tubuh korban, tidak ditemukan identitas apapun. Diperkirakan usia korban berkisar 50 tahun. Mayat tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Bumiayu guna dilakukan visum.

Babinsa Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes (20/6), Sertu Iskandar, yang ikut proses evakuasi jasad korban, mengatakan korban diduga orang gila dan diperkirakan berumur kurang lebih 50 tahun.

Dari hasil visum di RSUD Bumiayu, katanya, korban diduga meninggal karena penyakit atau faktor lain. Namun, kematian korban bukan karena dibunuh.

"Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban," jelasnya.

Jasad korban sampai sekarang masih berada di RSUD Bumiayu dan rencananya akan dilakukan identifikasi berupa sidik jari oleh Tim Inafis Polres Brebes.

"Jika tidak ada yang mengakui jenazah, akan diserahkan ke desa setempat untuk dimakamkan," pungkasnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved