PSIS Semarang Turut Berduka Mendengar Kabar Ferry Anto Hilang Terseret Ombak

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengungkapkan pihak manajemen Mahesa Jenar turut berduka atas bencana yang menimpa Ferry Anto.

PSIS Semarang Turut Berduka Mendengar Kabar Ferry Anto Hilang Terseret Ombak
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Keluarga menunjukkan foto Ferry Anto di kediamannya, Ngebuk RT 03 RW 07, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (20/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kabar duka datang dari mantan kapten Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro yang dikabarkan hilang terseret ombak di Pantai Baru Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (20/6/2019) pagi.

Tak hanya Ferry, putrinya bernama Freya Fajrina Dwi Saputri juga dikabarkan turut terseret ombak bersama Ferry.

Hingga Kamis sore, status Ferry masih belum ditemukan.

Menanggapi insiden tersebut, General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengungkapkan pihak manajemen Mahesa Jenar turut berduka atas bencana yang menimpa Ferry dan keluarganya.

"Tentunya kami turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa Ferry. Dia adalah pemain senior di Surakarta dan kami tahu persis karakternya. Dia pemain cukup senior di Persis Solo, attitudenya juga baik," kata Liluk, Kamis (20/6/2019).

Saat masih aktif bermain, Liluk mengatakan Ferry bersama Persis Solo kerap bertemu dengan PSIS Semarang.

"Ya, itu di 2014 sering ketemu kami. Terus Piala Polda Jateng kayaknya dia masih ikut," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan PSIS Semarang dahulu sempat tertarik untuk mendatangkan Ferry.

Sebab pemain berposisi gelandang tersebut salah satu pemain yang paling menonjol di masanya.

"Ya memang (PSIS Semarang pernah tertarik untuk mendatangkannya). Klub lain juga, karena dia pemain cukup bagus di zamannya," kata Liluk.

Sementara itu, penjaga gawang PSIS Semarang Joko Ribowo mengaku juga turut berduka atas musibah yang menimpa Ferry.

"Semoga Mas Ferry dan putrinya segera ditemukan dan selalu mendapat perlindungan dari Allah. Walaupun belum pernah bermain satu tim tapi sering jadi lawan di lapangan dan sering juga ketemu," kata Joko Ribowo. (F Ariel Setiaputra)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved