Selokan Alun- alun Kota Tegal Berbau Menyengat, Dinkop UKM Perdagangan Minta PKL Jaga Kebersihan

Kepala Dinkop UKM Perdagangan Kota Tegal Khaerul Huda, mengaku malu karena masih ada pedagang kaki lima (PKL) yang masih buang sisa makanan di selokan

Selokan Alun- alun Kota Tegal Berbau Menyengat, Dinkop UKM Perdagangan Minta PKL Jaga Kebersihan
ISTIMEWA
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat membersihkan selokan di sekeliling alun- alun, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Bau menyengat di sekitar Alun- alun Kota Tegal, menjadi persoalan yang disorot oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi.

Kepala Dinkop UKM Perdagangan Kota Tegal Khaerul Huda, mengaku malu karena masih ada pedagang kaki lima (PKL) yang masih buang sisa makanan di selokan.

"Baunya kan sangat menyengat. Bagaimana tidak malu, Pak Dedy sampe turun tangan sendiri membersihkan selokan di alun-alun tempo hari," kata Huda kepada tribunjateng.com, Kamis (20/6/2019).

Meski rencanaya alun- alun akan bersih dari PKL, ia meminta para pedagang agar menjaga kebersihan bersama.

Ia mengaku, pihaknya dan Satpol PP sering mengadakan pembinaan kepada PKL di alun- alun agar menjaga kebersihan.

Menurutnya, para PKL kan sudah diberi kesempatan berjulan di alun- alun, mestinya bisa ikut menjaga kebersihan.

"Kami sering ingatkan, tolong sedikan tempat sampah sendiri. Jadi kalau ada sisi makanan, tidak lantas dibuang di selokan," ungkapnya.

Ia bercerita, dulu sempat pihaknya memberikan tempat sampah pada masing-masing pedagang.

Namun beberapa pedagang tidak merawatnya.

" Sudah pernah kami ingatkan. Jika nanti tetap buang sampah sembarangan, kami akan ambil tindakan," katanya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved