Simak Penjelasan Unkartur Tentang PPDB Berbasis Zonasi

Zonasi adalah rangkaian kebijakan yang utuh, terintegrasi, dan sistemik dari upaya melakukan restorasi di sektor pendidikan, di sistem persekolahan.

Simak Penjelasan Unkartur Tentang PPDB Berbasis Zonasi
IST
Ilustrasi PPDB Sistem Zonasi 

Oleh: Puspita Puji Rahayu S.Psi, M.Si

Dosen Program Studi Psikologi Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) Semarang

YAYASAN Pendidikan Nasional Karangturi di Semarang memiliki komitmen dalam bidang pendidikan, sehingga mendirikan Universitas Nasional Karangturi (UNKARTUR) pada tahun 2018, guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satu program studi yang dimiliki yaitu Psikologi, salah satu bidang psikologi yang ada yaitu psikologi pendidikan.

Membicarakan pendidikan saat ini terdapat kebijakan dari pemerintah mengenai sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru. Apakah sistem zonasi itu? Dan apa tujuan pemerintah dalam menerapkan kebijakan ini?

Puspita Puji Rahayu S.Psi, M.Si 
Dosen Program Studi Psikologi-Universitas Nasional Karangturi
Puspita Puji Rahayu S.Psi, M.Si Dosen Program Studi Psikologi-Universitas Nasional Karangturi (IST)

Zonasi merupakan rangkaian kebijakan yang utuh, terintegrasi, dan sistemik dari upaya melakukan restorasi di sektor pendidikan, khususnya di sistem persekolahan.

Sistem zonasi lebih menekankan pada jarak/radius antara rumah siswa dengan sekolah.

Puspita Puji Rahayu S.Psi, M.Si Dosen Program Studi Psikologi-Universitas Nasional Karangturi (IST)
Dengan demikian, maka siapa yang lebih dekat dengan sekolah lebih berhak mendapatkan layanan pendidikan dari sekolah tersebut.

Menurut Mendikbud Muhadjir Effendy, sistem zonasi memiliki beberapa tujuan di antaranya menjamin pemerataan akses layanan pendidikan bagi siswa; mendekatkan lingkungan sekolah dengan lingkungan keluarga; menghilangkan eksklusivitas dan diskriminasi di sekolah, khususnya sekolah negeri; membantu analisis perhitungan kebutuhan dan distribusi guru.

Sistem zonasi juga diyakini dapat mendorong kreativitas pendidik dalam pembelajaran dengan kondisi siswa yang heterogen; dan membantu pemerintah daerah dalam memberikan bantuan/afirmasi agar lebih tepat sasaran, baik berupa sarana prasarana sekolah, maupun peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan.  

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved