Bupati Sragen Resmikan Gedung KIA dan E-KTP Center di Dispendukcapil

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati resmikan gedung KIA dan KTP-el Center di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Bupati Sragen Resmikan Gedung KIA dan E-KTP Center di Dispendukcapil
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI
Gedung KIA danĀ KTP-el Center di Dispendukcapil Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati resmikan gedung KIA dan KTP-el Center di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (dispendukcapil), Jumat (21/6/2019).

Acara ini sekaligus launching aplikasi ATM (Anjungan Tempat Mencetak) KIA serta LAPUR KAKAK (Layanan Purna Tugas Mendapatkan Kartu Keluarga dan KTP).

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcatpil) Kabupaten Sragen Haryanto Wahyu L Wiyanto mengatakan inovasi ini merupakan wujud dinas Dukcapil dalam mendukung Sragen Smart City 2019 serta untuk mendukung Kota layak Anak.

"Dimana cakupan kepemilikan KIA di Kabupaten Sragen sudah mencapai sebanyak 98.884 (39.63%)  dari jumlah anak di sragen adalah 249.521," ujar Wahyu.

Sementara itu Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas inovasi yang di buat oleh dispendukcapil.

"Sejak ada "Lapor Mbak Yuni" banyak masyarakat Sragen yang mengeluh antrian di dispendukcapil begitu panjang itu-itu saja," ujar Yuni.

Selain itu juga, lanjut Yuni infrastruktur yang masyarakat keluhkan dan pelayanan kesehatan itu yang paling banyak.

Yuni menyampaikan untuk alat cetak e-KTP pihaknya telah menganggarkan di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen.

Dengan adanya alat cetak e-KTP di seluruh kecamatan tersebut diharapkan semua bisa mencetak mandiri. Bisa melakukan perekaman di kecamatan sekaligus mencetak di kecamatan.

"Sebenernya kami juga sudah melakukan sistem jemput bola dengan mobil, perekaman dan cetak e-KTP sudah dilaksanakan masal setiap ada event, tapi tetap saja masih kurang," ujar Yuni.

Dalam kesempatan itu Yuni juga meminta kepada Kepala Dinas Dispendukcapil untuk menyampaikan ke Dirjend blangko yang banyak untuk Kabupaten Sragen.

"Adanya pemerintah belum bisa dirasakan jika antrian membuat e-KTP saja masih panjang," ujar Yuni.

Yuni juga berterimakasih kepada OPD yang sudah menggunakan data dari dispendukcapil saat melayani masyarakat.

Dirinya menyapaikan masing-masing OPD bisa berinovasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat.

"Jangan berhenti berinovasi, saya tunggu inovasi-inovasi selanjutnya," pungkas Yuni. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved