Menuju Sragen Smart City, Bupati Yuni Resmikan ATM KIA di Kabupaten Sragen

Gedung KIA dan KTP-el Center yang diresmikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati hari ini merupakan ATM KIA yang pertama.

Menuju Sragen Smart City, Bupati Yuni Resmikan ATM KIA di Kabupaten Sragen
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati membantu warga yang sedang mencetak KIA di ATM KIA. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Gedung KIA dan KTP-el Center yang diresmikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati hari ini merupakan ATM KIA (Kartu Identitas Anak) yang pertama.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcatpil) Kabupaten Sragen Haryanto Wahyu L Wiyanto, Jumat (21/6/2019).

"ATM KIA ini baru pertama di Jawa Tengah dan kebetulan baru kita (Sragen), kemungkinan pula bisa pertama di Indonesia," ujar Wahyu sapaan akrabnya.

"ATM KIA kami pernah dengan di Depok juga ada tapi setelah Sragen, jadi Sragen sudah melakukan uji coba lalu Depok muncul," lanjut dia.

Bupati Sragen Resmikan Gedung KIA dan E-KTP Center di Dispendukcapil

Sementara itu untuk barcode yang digunakan dispendukcapil 35 Kabupaten Kota di Jawa Tengah menjadi provinsi yang pertama.

Wahyu menyampaikan barcode yang digunakan dijamin terjaga kerahasiaannya.

"Badan Siber Sandi Negara (BSSN) yang memberikan kami barcode, dan barcode ini tidak sembarang instansi atau orang bisa," ungkapnya.

Dirinya menyapaikan hanya yang mempunyai sertifikat dari BSSN yang dapat menggunakan barcode.

"Ya kami mempunyai itu (sertifikat),  karena ini termasuk rahasia ya," lanjutnya.

"Ini adalah upaya untuk membackup Sragen Smart City, wujud inovasi dari Dinas Dukcapil dalam mendukung Sragen Smart City 2019 serta untuk mendukung Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan rehab Gedung Layanan KIA dan KTP-el Center menggunakan anggaran Perubahan tahun 2018 sebesar Rp 190.000.000, (rehap tahap pertama), dilanjutkan tahap ke dua dengan anggaran penetapan 2019 sebesar Rp 190.000.000.

"Kartu Identitas Anak (KIA) itu perlu, apalagi jika ingin bepergian antar kota, provinsi bahkan luar negeri, tidak perlu bolak-balik lagi tinggal daftar online kesini hanya untuk mengambil," terang Yuni.

Mekanisme ATM KIA sendiri menggunakan pendaftaran online disdukcapil (Pandu Online), mengirim syarat-syarat kemudian diupload, jika sudah lengkap langsung akan terverifikasi.

Pendaftaran kemudian mendapatkan password (nomor unik) via SMS atau Email, nomor tesebut untuk proses cetak mandiri di gerai ATM KIA yang disediakan di Disdukcapil Sragen. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved