Sidang Putusan Kasus Politik Uang Kota Pekalongan, Bawaslu Jateng: Kami Hormati Hasilnya

Bawaslu Provinsi Jateng hadiri sidang putusan kasus politik uang yang menyeret Caleg Golkar, atas nama Faisol Khanan di PN Kota Pekalongan.

Sidang Putusan Kasus Politik Uang Kota Pekalongan, Bawaslu Jateng: Kami Hormati Hasilnya
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Provinsi Jateng, Sri Wahyu Ananingsih (kanan) bersama Ketua Bawaslu Kota Pekalongan Sugiharto, saat ditemui Tribunjateng.com di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Bawaslu Provinsi Jateng menghadiri sidang putusan kasus politik uang yang menyeret Caleg Golkar, atas nama Faisol Khanan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekalongan.

Pihaknya pun menghormati putusan pihak pengadilan.

Pasalnya, bukti dan saksi sudah ditimbang oleh pihak pengadilan.

Dimana berujung pada putusan Faisol bersalah dan dihukum dua bulan kurungan serta denda Rp 5 juta.

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Provinsi Jateng, Sri Wahyu Ananingsih menuturkan, jika sudah menjadi putusan hakim memang harus dihormati.

“Namun jika pihak terdakwa mengajukan banding, berarti hal tersebut menjadi langkah hukum terakhir,” jelasnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (21/6/2019).

Terkait berat ataupun ringan putusan, Sri mengatakan, bukan kewenangan Bawaslu karena kewenangannya hanya penanganan pelanggaran pemilu.

“Kami tidak bisa menimbang putusan dengan kurungan dua bulan serta denda Rp 5 juta ringan atau berat, karena sudah menjadi keputusan persidangan,” paparnya.

Dilanjutkannya, kasus politik uang di Kota Pekalongan menjadi kasus ke 14 yang sudah diselesaikan di pengadilan.

“Dari 14 kasus, tinggal satu kasus terkait pelanggaran administratif yang ada di Kabupaten Grobogan dan kini sedang diselesaikan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved