Warga Usul Kota Lama Semarang Steril dari Kendaraan Bermotor, Ini Jawaban dan Rencana Hendi 

“Selain jalan kaki, misalnya ditambah pakai becak, sepeda atau banyak delman sepertinya semakin asyik,” sambungnya

Warga Usul Kota Lama Semarang Steril dari Kendaraan Bermotor, Ini Jawaban dan Rencana Hendi 
Tribunjateng.com/Hermawan Handaka
Sejumlah wisatawan sedang menikmati bangunan di kawasan Kota Lama Semarang. (Tribun Jateng/ Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kawasan Kota Lama Semarang saat ini sedang bersolek menuju wajah baru.

Sebagai salah satu daya tarik wisata sejarah, kawasan tersebut memang tampak penuh dengan suasana era kolonial Belanda yang bangunan-bangunannya masih terlihat kokoh.

Kawasan bersejarah itu pun dalam proses revitalisasi, sesuai dengan semangat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) untuk menghidupkan kembali lokasi tersebut menjadi kawasan heritage.

Selain pemandangan yang indah, tentunya para pengunjung di sana juga mengharapkan suasana yang nyaman, salah satunya bebas dari kendaraan-kendaraan bermotor yang lewat.

Seorang warga asli Kota Semarang, Ravi Candera (27), mengatakan bahwa dirinya memimpikan sebuah suasana kota bernuansa Eropa di zaman kolonial beserta orang-orangnya yang berjalan kaki.

“Suasananya (Kota Lama) sudah seperti di Amsterdam, Belanda. Kalau steril dari kendaraan bermotor pasti lebih mantap,” ujar warga Gedung Batu itu, Kamis (20/6/2019) kemarin.

“Selain jalan kaki, misalnya ditambah pakai becak, sepeda atau banyak delman sepertinya semakin asyik,” sambungnya.

Selain Ravi, beberapa netizen juga mengungkapkan hal yang sama saat mengomentari postingan Hendi terkait progres pembangunan Kota Lama Semarang di akun Instagram @hendrarprihadi, beberapa waktu lalu.

bungairawatii: pak hendy .kota lama dibuat untuk pejalan kaki .jd diberi tempat kantong parkir .biar kesannya gak kotor. cuma masukan pak wali .semoga didengar

wulan.kaeksi: Usul pak.. kawasan kota lama ndak dilalui kendaraan. Jd jalannya bs santai liat kanan kiri ato bebas selpi tanpa tkt ditabrak..

Halaman
12
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved