Hasil Pemeriksaan Keluar, Terungkap Mengapa Amsor Rebut Kendali dari Sopir Bus Safari

Saat itu penumpang bus nekat merebut kendali setir kemudi dengan alasan mau dibunuh oleh supir dan kernet bus

Hasil Pemeriksaan Keluar, Terungkap Mengapa Amsor Rebut Kendali dari Sopir Bus Safari
Istimewa/Brigadir Andi Setiawan/Facebook
Bus Safari Dharma Raya berpelat nomor H-1469-CB, terlibat tabrakan beruntun di Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Cirebon. 

TRIBUNJATENG.COM - Akhirnya, terungkap latarbelakang kecelakaan Bus Safari di Tol Cipali.

Saat itu penumpang bus nekat merebut kendali setir kemudi dengan alasan mau dibunuh oleh supir dan kernet bus.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono mengatakan, Amsor (29), tersangka penyebab kecelakaan Bus Safari di Tol Cipali, memiliki paranoid atau gangguan kecemasan serta gangguan persepsi.

Amsor merasa diikuti dan diawasi seseorang sehingga berhalusinasi.

Hal ini terungkap setelah pemeriksaan psikologis Amsor oleh tim Psikolog Polda Jabar dan Mabes Polri Kamis (20/6/2019).

"Yang bersangkutan mengalami indikasi memiliki gangguan kejiwaan yang mengarah kepada gangguan kejiwaan neorotik, psikotik dan paranoid sehingga perlu dilakukan tindak lanjut oleh saksi ahli," ujar Mariyono saat ditemui di Mapolres Majalengka, Jumat (21/6/2019).

Mariyono mengatakan, saat kejadian, Amsor seolah-olah merasa sopir bus menerima panggilan telepon dari orang lain dan seakan-akan membicarakan rencana pembunuhan terhadap dirinya.

Akibatnya, Amsor secara tiba-tiba berupaya untuk menghentikan bus dengan cara melompat dan menduduki posisi sopir serta berusaha mengerem bus agar berhenti.

Namun, akibatnya malah menjadi fatal. 

Bus tidak terkendali dan malah menyeberang ke lajur berlawanan hingga menyebabkan kecelakaan dan korban tewas.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved