Bendi Wisata Kuda Dilarang Beroperasi di Sekitar Stadion Manahan, Ini Alasan Dishub Kota Solo

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menghentikan operasional jasa bendi atau wahana kereta kuda di sekitar Stadion Manahan

Bendi Wisata Kuda Dilarang Beroperasi di Sekitar Stadion Manahan, Ini Alasan Dishub Kota Solo
KOMPAS.com/M Wismabrata
ilustrasi kuda 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menghentikan operasional jasa bendi atau wahana kereta kuda di sekitar Stadion Manahan, Minggu (23/6/2019).

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Solo, Ari Wibowo menjelaskan lokasi pangkalan bendi semestinya bukan di sekitar stadion.

"Mereka berpendapat lokasi yang sekarang (timur Mapolresta Solo) itu strategis. Sehingga tanpa izin, mereka pilih mangkal di situ," katanya, Minggu (23/6/2019).

Ari menegaskan lokasi pangkalan dan operasional bendi di sekitar Pasar Burung Depok atau sekitar sisi selatan timur kantor Dishub.

Menurutnya, penghentian operasional bendi diawali dengan tahap sosialisasi.

Dia berharap para kusir bendi memahami kebijakan tersebut.

"Mereka sudah melanggar peraturan ketika beroperasi di luar pangkalan. Kalau nekat, kami tak segan melakukan penindakan," ujarnya.

Meski sudah ada pelarangan operasional dari Dishub, sejumlah kusir bendi masih nekat membuka jasa di sekitar stadion.

Kusir bendi, Narimo (63) berujar pangkalan stadion Manahan lebih ramai daripada pasar burung.

"Di sini sehari paling sedikit Rp 100 ribu. Kalau di sana (pasar burung) sulit dapatnya," tutur Narimo.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved