Kehadiran Trasnportasi Online Gerus Pembiayaan Mobil Baru Multifinance

Kehadiran transportasi online diperkirakan memberi dampak pada penurunan penjualan mobil baru pada 2019.

Kehadiran Trasnportasi Online Gerus Pembiayaan Mobil Baru Multifinance
tribunjateng/dok
FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM - Kehadiran transportasi online diperkirakan memberi dampak pada penurunan penjualan mobil baru pada 2019.

Penurunan penjualan kendaraan bermotor tersebut juga mempengaruhi industri multifinance, khususnya pembiayaan mobil baru.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno membenarkannya, bahwa kehadiran transportasi online melalui layanan antar dengan mobil pribadi telah menjadi salah satu penyebab penurunan penjualan mobil baru.

VIRAL Demi Menuju Sekolah, Para Siswa Masuk Ke Dalam Plastik Untuk Seberangi Sungai

Daftar Top Skor dan Top Assist Liga 1 2019 Hingga Pekan Kelima, Pemain Bhayangkara FC Memimpin

“Sekarang tidak punya mobil tidak apa-apa, karena sudah ada mobil online yang lebih efisien karena tidak perlu bayar supir dan parkir yang mahal. Ini yang menjadi menjadi salah satu penyebab penjualan mobil turun,” kata Suwandi di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Namun untuk berapa besar dampak kehadiran transportasi online terhadap penjualan mobil, Suwandi mengaku belum punya datanya.

Tapi, dampak layanan transportasi online tersebut diakui Suwandi telah dirasakan para pemain multifinance lain.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), sampai Mei 2019, total penjualan mobil mencapai atau turun 14,7% dari periode yang sama tahun lalu yakni 422.038 unit.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Kehadiran transportasi online gerus pembiayaan mobil multifinance

Editor: suharno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved