Puncak Kemarau Banjarnegara Agustus-September, Warga Dihimbau Hemat Air

BPBD Kabupaten Banjarnegara mengimbau masyarakat untuk menghemat pemakaian air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Puncak Kemarau Banjarnegara Agustus-September, Warga Dihimbau Hemat Air
IST
rapat koordinasi antisipasi bencana kekeringan di joglo Elwasi BPBD Banjarnegara (ist) 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - BPBD Kabupaten Banjarnegara mengimbau masyarakat untuk menghemat pemakaian air bersih untuk keperluan sehari-hari.

BPBD juga mengimbau adanya upaya penghijauan di daerah rawan kekeringan.

Upaya ini penting untuk antisipasi bencana kekeringan yang menyebabkan masyarakat kekurangan air bersih di puncak kemarau mendatang.

Imbauan ini disampaikan usai BPBD bersama unsur lain terkait menggelar rapat koordinasi antisipasi kekeringan di Joglo Elwasi BPBD Banjarnegara, Senin (24/6)

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman mengatakan,
rapat koordinasi itu membahas soal potensi bencana di musim kemarau, khususnya Kekeringan.

Rapat itu juga berisi pemaparan tentang perkembangan dan perubahan cuaca saat ini dan ke depan, hingga penjelasan dasarian hari tanpa hujan di Banjarnegara oleh BMKG.

"Kemarau di Banjarnegara puncaknya Agustus-September,"katanya

Ia juga mengimbau masyarakat agar melaporkan kondisi kekeringan di wilayahnya ke Pemkab agar kebutuhan pokok air bersih tetap terpenuhi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, BPBD telah menyiapkan strategi penanganan bencana kekeringan, khususnya menyangkut distribusi bantuan air bersih ke warga terdampak kekeringan.

Pihaknya telah menyiagakan lima truk tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih ke masyarakat yang membutuhkan.

Tiga unit truk di antaranya milik BPBD, satu bantuan PDAM dan satu lainnya dari DPKP Banjarnegara.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved