Satu Lagi Napi Pulang ke Rutan Lhoksukon, Kapolres Aceh Utara: Masih 39 Orang Lagi

Mursalim, satu dari narapidana yang melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Negara Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (16/6/2019) lalu, menyerahkan diri.

Satu Lagi Napi Pulang ke Rutan Lhoksukon, Kapolres Aceh Utara: Masih 39 Orang Lagi
Polres Aceh Utara
Satu narapidana yang kabur dari Rutan Lhoksukon saat menyerakan diri ke Mapolsek Dewantara, Aceh Utara, Senin (24/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, ACEH UTARA - Mursalim, satu dari narapidana yang melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Negara Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (16/6/2019) lalu, menyerahkan diri ke Polsek Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Pria asal Desa Geulumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara itu, menyerahkan diri setelah membaca imbauan Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian menyebutkan, dengan menyerahnya Mursalim, total narapidana yang menyerahkan diri sudah 34 dari 73 yang sebelumnya kabur dari Rutan Lhoksukon.

“Jadi sisa yang masih di luar itu 39 orang,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (24/6/2019).

Saat ini, lanjutnya, narapidana itu telah dijemput petugas Rutan Lhoksukon di Mapolsek Dewantara untuk dibawa ke Rutan Lhoksukon.

Data yang diperoleh dari Rutan Lhoksukon, Mursalim divonis satu bulan penjara untuk kasus narkotika.

Masa tahanannya akan berakhir pada 26 Juni 2019, dua hari ke depan.

Kapolres mengimbau agar seluruh tahanan menyerahkan diri pada petugas terdekat.

Saat diimbau tentang siapa tersangka dalam kasus rusuh rumah tahanan itu, Kapolres menyatakan segera mengumumkan pengusutan tuntas kasus itu.

“Besok akan digelar konferensi pers, di sana akan kami beberkan detailnya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, 73 narapidana kabur dalam rusuh Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, 16 Juni 2019.

Mayoritas tahanan yang kabur yaitu dalam kasus narkoba. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "1 Narapidana yang Kabur dari Rutan Lhoksukon Menyerahkan Diri"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved