Wingpoh Kendal Ikuti Pameran Produk Inovatif Kemenaker, Digelar 1 Juli di Bangka Belitung

Makanan kreasi asli Kendal ini meraih kesempatan mengikuti pameran program Perluasan Kesempatan Kerja yang digagas Kemenaker.

Wingpoh Kendal Ikuti Pameran Produk Inovatif Kemenaker, Digelar 1 Juli di Bangka Belitung
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Beberapa warga mempraktikkan proses pembuatan Wingpoh di PKBM Bina Warga Pegandon Kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Apakah Anda mengetahui wingpoh?

Wingpoh merupakan singkatan dari Wingko Pohong (Singkong).

Itu adalah jajanan wingko babat yang terbuat dari bahan dasar tepung singkong.

Makanan kreasi asli Kendal ini meraih kesempatan mengikuti pameran program Perluasan Kesempatan Kerja yang digagas Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI Tingkat Nasional.

Makanan yang dibuat PKBM Bina Warga Pegandon Kabupaten Kendal itu akan tampil di pameran nasional bersama produk-produk lainnya dari berbagai daerah.

Ketua PKBM Bina Warga Maftukhin mengatakan, produk olahannya berhasil lolos setelah melalui proses seleksi pada pekan lalu di Lembang Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Kala itu ada 20 peserta yang mengikuti publikasi dan seleksi tersebut.

"Saat seleksi, dari Jawa Tengah ada lima perwakilan yakni Karanganyar dengan produk kaos, Pemalang donat dan cakwe, Tegal kerajinan bambu, dan Banjarnegara kerajinan bata merah, Alhamdulillah punya kami lolos ke tingkat nasional," katanya, Senin (24/6/2019).

Ia mengatakan, pameran itu akan dilaksanakan pada 1 Juli 2019 di Bangka Belitung.

Pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan Kemanker RI untuk melakukan publikasi produk ke seluruh Indonesia.

"Kami juga telah melakukan MoU untuk publikasi di seluruh indonesia. Oleh karena itu kami saat ini tengah menyiapkan mentor yang mengajarkan demo pembuatan wingpoh. Setidaknya telah siapkan 20 warga menjadi mentor," katanya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Paud dan PNF Disdikbud Kabupaten Kendal Alwi mengatakan, PKBM Bina Warga selalu berkontribusi positif dalam rangka membantu pendidikan nonformal di Kabupaten Kendal.

PKBM Bina Warga memiliki sistem pengelolaan yang kreatif dan inovatif terutama dalam meningkatakan kualiatas dan pelayanan kepada masyarakat.

"Setidaknya selalu membantu memberikan solusi ketika pendidikan formal tidak mampu menjangkau," pungkasnya. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved