Asperindo Jateng Harap Presiden Bisa Realisasikan Rencananya, Undang Maskapai Luar Masuk Indonesia

Rencana Presiden Joko Widodo mengundang maskapai luar negeri untuk meramaikan kancah industri penerbangan di Tanah Air diharapkan segera terealisasi.

Asperindo Jateng Harap Presiden Bisa Realisasikan Rencananya, Undang Maskapai Luar Masuk Indonesia
raka f pujangga
Ketua Asperindo Jateng Tony Winarno. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rencana Presiden Joko Widodo mengundang maskapai luar negeri untuk meramaikan kancah industri penerbangan di Tanah Air diharapkan segera terealisasi.

Ketua Asperindo Jateng, Tony Winarno menyebut, langkah itu akan berdampak pada persaingan usaha sehingga harga tiket dan tarif Surat Muatan Udara (SMU) bisa turun.

Ia bahkan menyebut saat ini industri penerbangan di Indonesia sudah dikuasai kartel maskapai dalam negeri.

"Bayangkan saja mereka sama-sama menaikan SMU dua kali lipat dari harga sebelumnya. Sampai saat ini tidak turun. Katanya business to business. Kami dari jasa pengiriman juga siap meladeni," terang Tony Winarno, Selasa (25/6/2019).

Menurutnya, dengan maskapai asing masuk ke Indonesia, pasti akan menerapkan harga yang lebih bersaing untuk menjangkau konsumen lebih banyak.

"Contoh saja pengiriman dari Jawa Tengah ke Medan saat ini kami sudah tidak pakai lagi maskapai Garuda Indonesia atau Lion Air. Kami pakai Air Asia yang terbang dari Yogyakarta, selisih tarif SMU sampai 42 persen," ucap Tony.

Jasa pengiriman di Jawa Tengah saat ini ia sebut sudah punya alternatif untuk mengantisipasi kenaikan SMU.

Mulai beralih menggunakan Air Asia, menambah kapasitas trucking, hingga kapal cepat.

"40 persen kiriman ekspress dari Jawa Tengah tujuan Jabodetabek, melalui trucking tol hitungan jam sampai. Luar pulau paling banyak ke Medan, kami antisipasi via Air Asia, ini business to business. Jadi kalau Presiden bawa masuk maskapai asing, kami setuju pasti persaingan akan lebih sehat," ucapnya.

Ia menambahkan di luar pulau, DPD Asperindo lain bahkan ada yang sudah menyewa pesawat kargo sendiri.

Hanya saja saat ini memang belum menerbangi wilayah Jawa Tengah. (Rival Almanaf)

Penulis: rival al-manaf
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved