Kendal Bakal Punya Klaster Minyak Atsiri

Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemkab Kendal akan membentuk klaster minyak atsiri yang meliputi empat kecamatan di Kabupaten Kendal atas.

Kendal Bakal Punya Klaster Minyak Atsiri
IST
Deputi Bidang Perekonomian Kementerian Koordinator Perekonomian Rudi Salahudddin didampingi Bupati Kendal Mirna Annisa meninjau industri minyak atsiri PT Kendal Agro di Desa Ngargosari Kecamatan Sukorejo, Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Deputi Bidang Perekonomian Kementerian Koordinator Perekonomian Rudi Salahudddin didampingi Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si melakukan peninjauan industri minyak atsiri PT Kendal Agro di Desa Ngargosari Kecamatan Sukorejo, Rabu (12/6/2019).

Kunjungan tersebut menurut Rudi, merupakan monitoring dan evaluasi terkait program pengembangan potensi minyak atsiri di Kabupaten Kendal.

Rencananya Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemkab Kendal akan membentuk klaster minyak atsiri yang meliputi empat kecamatan di Kabupaten Kendal bagian atas.

Bupati Mirna mengharapkan dengan adanya klaster minyak atsiri dari daun cengkeh dan sere (lemon grass), produksi minyak atsiri dapat ditingkatkan, mengingat potensinya cukup besar dengan banyaknya perkebunan cengkeh baik milik BUMN maupun swasta di Kabupaten Kendal.

"Ekonomi masyarakat Kabupaten Kendal terutama warga masyarakat Kendal atas dapat meningkat dengan adanya industri penyulingan minyak atsiri," terang Bupati Mirna.

Sementara CEO CV Kendal Agro Atsiri Khafidz Nasullah mengatakan, pabrik penyulingan minyak atsiri ini didirikan untuk memanfaatkan potensi yang ada karena sepanjang perjalanan ke rumahnya di Desa Ngargosari banyak perkebunan cengkeh yang daunnya bisa dipakai untuk bahan minyak atsiri.

Ia pun teringat pengalamannya, saat melihat penjual minyak asiri (essential oil) dari nilam di sebuah pameran.

Lantas, terbitlah ide untuk membuat minyak asiri dari daun cengkih.

Berbekal rasa penasaran, Khafidz melakukan riset kecil-kecilan.

Selama setahun, ia mempelajari proses produksi hingga pemasaran.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved