Maladministrasi Seleksi Direksi PDAM Tirto Aji Wonosobo, Tim Pemkab akan Konsultasi ke Ombudsman

Disampaikan, dalam ‎seleksi Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM, tim panitia seleksi (pansel) dinilai telah melanggar aturan-aturan

Maladministrasi Seleksi Direksi PDAM Tirto Aji Wonosobo, Tim Pemkab akan Konsultasi ke Ombudsman
NET/JOGLOSEMAR
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia (RI) Kantor Pe‎rwakilan Jawa Tengah (Jateng), terkait dugaan maladministrasi dalam proses seleksi Direktur Administrasi dan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Aji. Tim ini diketuai oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Wononosbo, M Zuhri.

Zuhri mengatakan, pekan depan pihaknya akan berkonsultasi secara langsung ke Ombudsman Jateng, terkait rekomendasi yang diserahkan pada Kamis (20/6) kemarin.

"Sudah kita minta jadwal untuk konsultasi, kita dikasih waktu pekan depan‎, karena saat ini Ombudsman masih banyak kegiatan lain yang mendesak," kata Zuhri, Selasa (25/6).

Dituturkan, hal yang akan dikonsultasikannya terkait penafsiran batasan umur untuk pengangkatan direksi Badan Usaha Milik Daerah (‎BUMD). "Kan dalam laporan hasil pemeriksaan itu disebutkan, kita diberi waktu untuk konsultasi, kita manfaatkan ruang itu," ucapnya.

Sehingga, sambung dia, hingga saat ini praktis belum ada tindakan apapun terkait rekomendasi, untuk membatalkan hasil seleksi maupun memberikan sanksi terhadap panitia seleksi (pansel). Menurut Zuhri, pansel dalam pengangkatan direksi PDAMm Tirto Aji merupakan tim independen dari Universitas Jenderel Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

"Langkah kita selanjutnya ya menunggu hasil konsultasi itu. Hasilnya bagaimana, nanti kita rapatkan lagi di sini, baru kemudian ada tindak lanjut," papar dia.

‎Sebelumnya, ‎Kepala Sub Bagian Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Kelembagaan Perekonomian Rakyat Bagian Perekonomian Setda Wonosobo, Oktadiana Sulistianto‎, ‎menyampikan, terjadinya dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan seleksi untuk mengisi direksi itu, tidak dilakukan secara sengaja. Menurut dia, kesalahan terjadi lantaran adanya perbedaan penafsiran terkait perundangan yang mengatur hal itu, utamanya menyangkut batasan usia peserta seleksi.‎

Dituturkan, sebelum pelaksaan seleksi pihaknya‎ sudah berkonsultasi ke beberapa pihak, termasuk kepada Bagian Hukum Setda Wonosobo. Menurut dia,‎ kesimpulan yang dipahami oleh tim panitia seleksi, bahwa sebelum berulang tahun ke-56, usia yang bersangkutan dipahami sebagai tak lebih dari 55 tahun.‎

Sementara, menurut Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jateng, bahwa batas usia 55 tahun adalah saat yang bersangkutan berulangtahun di usia tersebut. L‎ebih satu haripun sudah tidak masuk dalam kriteria, atau dinyatakan lebih dari 55 tahun.

‎Diketahui, Ombudsman Republik Indonesia (RI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah (Jateng), menyerahkan hasil berkas laporan hasil pemeriksaan terkait dugaan maladministrasi sele‎ksi pengangkatan direksi perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirto Aji, kepada Bupati Wonosobo atau yang mewakili. Plt Kepala Ombudsman Kantor Perwakilan Jateng, Sabarudin Hulu, mengatakan laporan tersebut terkait seleksi administrasi terhadap Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirto Aji Wonosobo.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved