Pesawat Garuda Indonesia Tujuan Singapura Sempat Tertahan di Batam Selama Dua Jam, Ini Penyebabnya

Sebanyak 25 penerbangan dilaporkan mengalami keterlambatan akibat penampakan drone di kawasan Bandara Internasional Changi, Singapura.

Pesawat Garuda Indonesia Tujuan Singapura Sempat Tertahan di Batam Selama Dua Jam, Ini Penyebabnya
AFP PHOTO
Bandara Internasional Changi, Singapura. 

TRIBUNJATENG.COM, SINGAPURA - Sebanyak 25 penerbangan dilaporkan mengalami keterlambatan akibat penampakan drone di kawasan Bandara Internasional Changi, Singapura, Senin (24/6/2019) malam.

Harian The Straits Times mengutip, Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) menyatakan, sebanyak 15 penerbangan kedatangan dan tiga penerbangan yang akan lepas landas mengalami keterlambatan akibat kombinasi aktivitas drone ilegal dan cuaca buruk.

Selain itu, sebanyak tujuh penerbangan lainnya harus dialihkan ke bandara terdekat.

Penerbangan dari dan menuju bandara terbaik di dunia itu terdampak gangguan yang mulai terjadi pukul 21.00 waktu setempat.

Termasuk di antara penerbangan yang terdampak adalah dua pesawat yang terbang dari Jakarta tujuan Singapura.

Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID7157 rute Jakarta-Singapura terlambat mendarat selama tiga jam.

Pesawat tersebut sempat dialihkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, sebelum akhirnya dapat mendarat di Changi pada Selasa (25/6/2019) dini hari, pukul 00.19 waktu setempat.

Pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Soekarno-Hatta yang seharusnya mendarat di Changi pukul 21.05 waktu setempat, tertahan di Bandara Hang Nadim, Batam.

Penumpang pesawat dengan nomor penerbangan GA846 itu harus menunggu selama lebih dari dua jam sebelum akhirnya pesawat dapat mendarat di Changi sekitar pukul 23.18 waktu setempat.

Selain dua penerbangan itu, maskapai lain yang juga dilaporkan terdampak oleh gangguan dari kemunculan drone adalah maskapai nasional Singapore Airlines, dan maskapai low cost Air Asia.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved