Sempat Demo Sekolah, Alumni SMK Pelayaran Wira Samudera Menyesal dan Minta Maaf

Sejumlah alumni SMK Pelayaran Wira Samudera yang dulu pernah berdemo menuntut pihak sekolah kini menyesal dan meminta maaf.

Sempat Demo Sekolah, Alumni SMK Pelayaran Wira Samudera Menyesal dan Minta Maaf
TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Perwakilan alumi SMK Pelayaran Wira Samudera meminta maaf kepada sekolah karena telah membuat citra negatif dengan melakukan demo pada 10 Januari lalu, Selasa (25/6/2019) 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sejumlah alumni SMK Pelayaran Wira Samudera yang dulu pernah berdemo menuntut pihak sekolah  kini menyesal dan meminta maaf. 

Alumni  itu adalah Muhamad Ribut, Syarif Hidayatullah, Imam Thoriq dan dua alumni Taruni Migi Puspita serta Pawestri mendatangi SMK Pelayaran Wira Samudera di Jalan Kokrosono No.70 Bulu Lor Semarang Utara, pada Selasa (25/6/2019).

Mereka bertemu dengan Kepala Sekolah, Bendahara Yayasan YPP serta Ketua Komite Yayasan YPP yang membawahi SMK ini dan disaksikan lurah Bulu Lor.

Mereka meminta maaf kepada pihak sekolah, karena secara tidak langsung telah membuat citra negatif pada sekolah dengan berdemo pada tanggal 10 Januari lalu.

"Saya selaku perwakilan angkatan dan teman-teman meminta maaf kepada pihak sekolah karena telah melakukan demo dan memberi tanggungan kepada sekolahan, saya mencoba mencari tahu datang ke kampus ternyata pihak sekolahan membenahi dan ternyata pelaksanaan ujian serta kegiatan belajar masih bisa berlangsung, untuk hal itu kita sudah tidak risau lagi untuk keadaan sekolah," ucap perwakilan taruna, Syarif Hidayatullah.

Pihak sekolah dengan lapang dada menerima permintaan taruna dan taruni dan menganggap masalah ini sudah clear.

"Kedatangan adik-adik alumni mengklarifikasi bahwa dalam tuntutan demo itu tidak sesuai, kita dengan sudah memaafkan dan tidak ada dendam," ungkap Bendahara Yayasan YPP, Sugiarto. 

Sebelumnya sekitar 250 murid yang teridiri dari alumni dan siswa SMK Pelayaran Wira Samudera melakukan demo pada 19 Januari lalu.

Mereka mengajukan empat poin tuntutan kepada sekolah.

Yang pertama adalah kejelasan approval, dimana lisensi approval sekolah ini akan digunakan untuk mengikuti UKP atau Ujian Keahlian Pelaut.

Halaman
123
Penulis: Like Adelia
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved