Ada Prosesi Siraman Kembang Tujuh Rupa di Pelantikan Pejabat Eselon II dan III di Batang

Ahmad Handi Hakim jabatan lama Kepala Bagain Pengendalaian Pembangunan jabatan baru Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik

Ada Prosesi Siraman Kembang Tujuh Rupa di Pelantikan Pejabat Eselon II dan III di Batang
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji melantik tiga pejabat untuk menduduki jabatan eselon II, III dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkab Batang, bertempat di Aula Kantor Bupati Setempat, Rabu ( 26/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bupati Batang Wihaji melantik tiga pejabat untuk menduduki jabatan eselon II, III dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkab Batang, bertempat di Aula Kantor Bupati Setempat, Rabu ( 26/6/2019).

Adapun pejabat yang dilantik yakni Subiyanto jabatan lama Kepala Bagian Perekonomian jabatan baru Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

Ahmad Handi Hakim jabatan lama Kepala Bagain Pengendalaian Pembangunan jabatan baru Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik.

Serta Miftahul Rozak menduduki jabatan fungsional mediator hubungan industrial pertama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Bupati Batang Wihaji dalam sambutanya mengatakan, pergeseran jabatan adalah hal yang biasa, namun setiap jabatan memiliki tugas pokok dan fungsinya masing - masing yang harus dilaksnakan dengan baik.

"Kepala Dinas Perindagkop saya tugaskan menata Pasar Batang, Limpung, Bawang dan Bandar," ujar Wihaji.

Tidak hanya itu, tugas menanti pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) dengan menciptkan 1.000 wirausaha baru.

"Jangan pernah bikin pelatihan wirausaha kalau tidak dihadirkan pemodal untuk memberikan kredit lunaknya, dan hadirkan pula pembeli atau pasarnya," tegasnya.

Karena agar ketika usai pelatihan mereka bisa langsung melakukan usahanya karena pembelinya sudah ada, peserta pelatihan tidak susah - susah mencari hutangan untuk modalnya dengan menggandeng Bank Jateng dan Bank milik BUMD.

"Untuk Kepala Kesbangpol ciptakan kondusifitas Kabupaten Batang sebagai Badan Intelejen Daerah, berikan kami data yang akurat untuk memutuskan kebijakan," tuturnya.

Ia juga meminta sebagai pejabat fungsional yang baru dilantik, silahkan bekera sesuai dengan regulasi dan bekerjalah sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Dalam pelantikan tersebut, terdapat prosesi siraman air kembang tujuh rupa yang dilakukan Bupati Wihaji kepada para pejabat yang telah resmi dilantik.

Ternyata, prosesi siraman itu sudah menjadi tradisi Pemkab yang wajib dilakukan ketika melakukan pelantikan pejabat.

"Makna filosofi dari siraman tersebut yakni bisa mewujudkan ketentraman, kesejahtera, dan kedamaian, memiliki jiwa spiritual yang kuat untuk meraih sukses lahir maupun batin," jelas Wihaji. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved