Bupati Sragen Kaji Ulang Aturan Pelanggaran Politik Uang di Pilkades

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan ada beberapa poin pasal yang perlu dikaji ulang atau bahkan diubah.

Bupati Sragen Kaji Ulang Aturan Pelanggaran Politik Uang di Pilkades
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati, Kapolres, Kajari Sragen beserta jajaran melakukan pengkajian ulang terhadap aturan pelanggaran pilkades.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan ada beberapa poin pasal yang perlu dikaji ulang atau bahkan diubah.

"Dari kepolisian dan kejaksaan masih ingin merevisi, karena masih terlalu umum dan ingin lebih ditajamkan lagi dibagian pemerintah, kejaksaan maupun kepolisian," terang Yuni, Rabu (26/6/2019).

Yuni menyampaikan, saat pembuatan peraturan bukan dilakukan oleh pemangku kebijakan, namun orang-orang di bawah mereka.

Karena belum sesuai, akhirnya ketiga pihak itu bertemu untuk membahas peraturan di level tertinggi.

"Saya pribadi menghendaki pencegahan dan penindakan jadi kami tidak omong kosong perihal apa yang ditanyakan banyak orang," tegas Yuni.

Ditambahkan, ia sudah menyampaikan ketentuan itu di setiap kesempatan kepada semua pihak untuk memerangi politik uang.

"Bayangkan jika kami tidak tegas, berapa uang yang akan beredar pada saat itu (pilkades)," ujar Yuni.

Dirinya menilai akan ada dua sisi dalam kebijakannya.

Bagi calon yang punya uang, mulai berpikir cara membuang uang bagaimana.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved