Jelang Putusan MK, Polisi Sebut Belum Ada pergerakan Massa dari Solo

Polresta Solo belum menerima laporan adanya pergerakan massa dari Solo ke Jakarta menjelang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Jelang Putusan MK, Polisi Sebut Belum Ada pergerakan Massa dari Solo
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, menggelar konferensi pers di Mapolresta Solo, Jumat (24/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo belum menerima laporan adanya pergerakan massa dari Solo ke Jakarta menjelang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menerangkan, soal pergerakan massa ke Jakarta menjelang putusan MK pada Kamis (27/6/2019) pihaknya belum mendapatkan laporan.

"Sampai saat ini belum ada laporan atau informasi pergerakan massa dari Solo," kata Andy kepada TribunSolo.com, Rabu (26/6/2019).

"Kita monitor, harapan kami menjaga kondusifitas dan tidak perlu ke Jakarta," papar dia menegaskan.

Polresta Solo lanjut Andy, melakukan pendekatan pada masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas) di Solo menjelang putusan sengketa Pilpres 2019 di MK.

Pihaknya menyampaikan pada jajaran di bawahnya agar memberikan pengertian pada masyarakat menjelang putusan sengketa Pilpres 2019 di MK.

"Kita sampaikan agar masyarakat tetap menerima apapun putusan MK," kata Andy.

Menurut dia, putusan di MK nanti sudah bersifat final secara konstitusi, sehingga masyarakat harus memahami hal tersebut.

"Sudah saatnya semuanya bersatu dan tidak terkotak-kotak lagi," harap Andy.

"Harus kembali bersatu dan saling merangkul satu dengan lainnya," jelasnya menegaskan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Putusan Sengketa Pilpres MK, Polresta Solo Belum Terima Laporan Adanya Pergerakan Massa ke Jakarta

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved