Kisah Joana Palani, Wanita Cantik 26 Tahun Yang Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar oleh ISIS

Joanna Palani, yang kini berusia 26 tahun, dikenal akan kisahnya terlibat dalam peperangan melawan ISIS di Suriah

Kisah Joana Palani, Wanita Cantik 26 Tahun Yang Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar oleh ISIS
ALLTHATSINTERESTING.com/TWITTER
Joanna Palani (26), perempuan yang bergabung dengan kelompok yang memerangi ISIS di Suriah sebagai penembak runduk. 

TRIBUNJATENG.COM - Sempat menjadi perbincangan pada 2017 lalu, usai mengklaim telah membunuh 100 anggota ISIS, seorang perempuan yang menjadi penembak runduk alias sniper dalam perang di Suriah ini kini kembali menjadi topik pembicaraan.

Joanna Palani, yang kini berusia 26 tahun, merupakan perempuan berkewarganegaraan Denmark, yang dikenal akan kisahnya terlibat dalam peperangan melawan ISIS di Suriah.

Palani bergabung dengan Unit Perlindungan Wanita Kurdi (YPJ) pada 2014 silam dan bertugas sebagai penembak runduk.

Selama berperang melawan ISIS, Joanna mengaku telah menembak mati hingga 100 anggota ISIS.

Akibatnya, Palani diburu oleh ISIS dan kepalanya dihargai hingga 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 14 miliar.

Tak hanya itu, setelah kembali dari peperangan, dia juga harus menjalani hukuman penjara selama sembilan bulan di Denmark karena telah bergabung dan berperang sebagai seorang prajurit tidak resmi.

Pemerintah Denmark juga telah menjatuhkan larangan untuknya ke luar negeri untuk Palani dan paspor miliknya dicabut.

Asal Usul Keluarga

Palani lahir di sebuah kamp pengungsian di Gurun Ramadi, Irak, selama Perang Teluk pada 1993.

Dia memiliki garis keturunan Iran-Kurdi dan bermigrasi ke Denmark saat masih berusia tiga tahun.

Halaman
1234
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved