Mbah Klumpuk Terseret 20 Meter Saat Berusaha Selamatkan Cincinnya

Mbah Klumpuk menceritakan semula bertemu Ernu pada Selasa (25/6/2019) sore. Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB, di areal persawahan

Mbah Klumpuk Terseret 20 Meter Saat Berusaha Selamatkan Cincinnya
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Mbah Klumpuk menunjukkan luka di kaki saat di kediamannya, Desa Karangduren, Kabupaten Boyolali, Rabu (26/6/2019).

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Mbah Klumpuk (72), Warga Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, mengisahkan sempat terseret hingga 20 meter saat berusaha pelaku yang mencoba membawa kabur cincin emasnya.

Karena itulah, kedua kakinya mengalami luka lecet.

"Saya terseret motor sejauh 20 meter," ungkapnya menggunakan dialek jawa, di kediamannya, Rabu (26/6/2019).

Mbah Klumpuk menceritakan semula bertemu Ernu pada Selasa (25/6/2019) sore.

Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB, di areal persawahan, tak jauh dari kediamannya.

"Saya sedang di sawah lalu datang pelaku itu, tanya lokasi pertapaan terdekat. Saya jawab ke Pengging saja," bebernya.

Saat itulah, sambungnya, pelaku bercerita bisa menyembuhkan bermacam penyakit.

Pelaku pun mengaku seorang abdi dalem Keraton Solo.

Mbah Klumpuk pun berkisah mengenai sakit kepala yang dialaminya, yang tak kunjung mereda.

"Lalu saya disuruh mencabut dua rumput."

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved