Menlu Iran: Agama Kami Melarang Untuk Memproduksi Senjata Nuklir

Iran melalui Menteri Luar Negeri Mohammed Javad Zarif menegaskan negaranya tidak berniat memproduksi senjata nuklr seperti yang dituduhkan AS

Menlu Iran: Agama Kami Melarang Untuk Memproduksi Senjata Nuklir
AFP/KAZUHIRO NOGI
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. 

TRIBUNJATENG.COM - Iran melalui Menteri Luar Negeri Mohammed Javad Zarif menegaskan negaranya tidak berniat memproduksi senjata nuklr seperti yang dituduhkan Amerika Serikat (AS).

Sejak lama, Iran bersikeras secara ideologi, mereka tidak menghendaki mencari senjata nuklir, dan hanya menginginkan nuklir guna kepentingan rakyatnya.

Zarif kemudian mengambil contoh ketika AS menggunakan senjata nuklir dalam perang dan komentar Presiden Donald Trump tentang keputusannya menarik serangan militer.

Serangan yang sedianya dilaksanakan pada pekan lalu itu awalnya merupakan balasan setelah Iran menembak jatuh drone pengintai mereka beberapa hari sebelumnya.

Namun dalam kicauannya di Twitter, Trump mengungkapkan dia memutuskan membatalkan serangan 10 menit sebelumya setelah menerima laporan 150 orang bakal tewas.

"Anda benar-benar khawatir dengan 150 orang?"

"Berapa orang yang bakal mati jika Anda menggunakan senjata nuklir?"

"Berapa generasi bakal terhapus karena senjata ini?" tanya Zarif.

"Kami, karena pandangan dari agama kami (Islam), melarang kami untuk memproduksi senjata nuklir," lanjut Zarif seperti dikutip The Guardian Selasa (25/6/2019).

Komentar Zarif ini terjadi sehari setelah Trump mengumumkan sudah meneken perintah eksekutif untuk menjatuhkan sanksi kepada sejumlah petinggi Iran.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved