Polres Temanggung Ringkus Penjudi Dadu Kayun

Polres Temanggung meringkus kelompok penjudi jenis dadu kayun, di sekitar pinggiran Kali Siring, Kampung Gemoh, Kelurahan Butuh

Polres Temanggung Ringkus Penjudi Dadu Kayun
yayan isro
Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL, menunjukkan tersangka dan sebagian barang bukti dalam gelar perkara di Mapolres setempat. (yan) 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎ ‎Polres Temanggung meringkus kelompok penjudi jenis dadu kayun, di sekitar pinggiran Kali Siring, Kampung Gemoh, Kelurahan Butuh, Kecamatan/Kabupaten Temanggung. Dari belasan penjudi, polisi berhasil meringkus empat di antaranya.

Mereka adalah Supriyono alias SP (40) dan Teguh Hariyono alias TH (44), keduanya merupakan warga Kelurahan Butuh. Serta, Riyanto alias Ry (52), warga Kelurahan Jampiroso, Kecamatan Temanggung, dan Widodo alias Wid (42), warga Kelurahan Temanggung I, Kecamatan Temanggung.

"Malam itu kami iseng-iseng saja untuk hiburan, mengisi waktu. Ada belasan orang, tapi yang lain bisa lolos, kami apes tak bisa lari, akhirnya ketangkap," ujar ‎Wid, saat gelar perkara di Mapolres Temanggung, Rabu (26/6).

Disampaikan, judi yang mereka mainkan jenis dadu kayun. Uang taruhannya, sambung pekerja proyek itu, hanya sebesar Rp20 ribu sekali main.

"Kita tinggal taruhan, mau ambil (angka‎) besar atau kecil. Nanti kalau menang dapatnya ya segitu, sesuai dengan (uang) taruhan," tuturnya.

Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL, menunjukkan tersangka dan sebagian barang bukti dalam gelar perkara di Mapolres setempat. (yan)
Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL, menunjukkan tersangka dan sebagian barang bukti dalam gelar perkara di Mapolres setempat. (yan) (yayan isro)

Ditambahkan, ia baru tiga kali mengikuti judi tersebut. Sementara, yang lain ada yang sudah lebih dari itu, atau hanya sekadar menonton keseruannya.

Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny WL, mengatakan kepolisian sedang giat-giatnya memberantas penyakit masyarakat (pekat), termasuk di antaranya perjudian. Menurut dia, terbongkarnya kelompok judi kecil-kecilan ini bermula dari laporan masyarakat.

"Ada laporan, lokasi tersebut se‎ring digunakan sebagai tempat perjudian," katanya.

Henny menambahkan, kepolisian telah mengantongi identitas para pelaku yang telah melarikan diri.

Menurut dia, petugas memburu para pelaku, terutama sang bandar.

Barang bukti yang disita dalam perkara ini antara lain uang tunia senilai Rp664.000. Satu set peralatan judi dadu, delapan lilin yang digunakan sebagai penerang, dan tas selempang.

"Mereka dijerat Pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkasnya. (yan)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved