FKMNu: Islam untuk Kerukunan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional

‎Pengusaha muda asal Pati, Jawa Tengah itu, didapuk sebagai pembicara dalam kegiatan itu. Ia mengusung tema 'arus baru ekonomi Indonesia'

FKMNu: Islam untuk Kerukunan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional
Istimewa
Pengusaha muda NU asal Pati, Jateng, Wijtaksono, memaparkan pentingnya peran FKMNu untuk mewujudkan Islam sebagai pemersatu bangsa dan kebangkitan ekonomi umat, dalam Mubes FKMNu di Tangerang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - ‎Pengurus Besar Forum Kyai dan Mubaligh Nusantara (FKMNu) menggelar musyawarah nasional di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizh Daarul Qur'an.

Dalam musyawah di Ponpes pimpinan Yusuf Mansu‎r‎ itu, FKMNu disepakati agar para kiai dan mubaligh di nusantara mendukung dan mengawal program-program calon wakil presiden terpilih, KH Ma'ruf Amin.

‎"Dalam perjalanannya selama ini Prof DR KH Ma'ruf Amin, selalu memperjuangkan Islam sebagai tonggak kerukunan bangsa dan kebangkitan perekonomian nasional. Ini tak akan berjalan, tanpa dukungan semua pihak, karena itu, FKMNu harus mendukung dan mengawal itu," kata Ketua FKMNu, KH Abdul Mujib‎, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/8).

Guna mencapai hal itu, diperlukan upaya-upaya dan gerakan yang serius dan terus menerus. Antara lain, ‎meneguhkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melalui ceramah-ceramah dan khotbah yang menyejukkan di tengah-tengah masyarakat.

‎"Pascapemilu ini, para kiai dan mubaligh hendaknya menyampaikan ceramah dan khotbah yang menyejukkan, meneguhkan kesatuan dan persatuan Indonesia," ujarnya.

Sebaliknya, ceramah yang provokatif dan berpotensi memecah belah umat harus dihindari.

"Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan ‎rerima kasih kepada seluruh kiai dan mubaligh yang hadir, dan khusunya kepada Ustad Yusuf Mansur selaku shohibul bait‎," tutur KH Mujib.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Dewan penasihat FKMNu, KH Manaarul Hidayat‎; tuan rumah tempat acara, Ustad Yusuf Masur; pengusaha muda Nahdlatul Ulama (NU), Witjaksono, dan tokoh-tokoh lainnya.

‎Pengusaha muda asal Pati, Jawa Tengah itu, didapuk sebagai pembicara dalam kegiatan itu. Ia mengusung tema 'arus baru ekonomi Indonesia'.

‎Menurutnya, tema yang ia angkat senada dengan program unggulan KH Ma'ruf Amin, selama masa kampanye pemilihan presiden (Pilpres) kemarin.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved