Harga Tiket Nonton PSIS Semarang Vs Barito Putera Kembali Normal, Paling Mahal Cuma Rp 115 Ribu

Harga tiket PSIS Semarang melawan Barito Putera, di tribun barat A, Rp 115 ribu, di tribun B dan C Rp 75 ribu, di tribun selatan Rp 50 ribu.

Harga Tiket Nonton PSIS Semarang Vs Barito Putera Kembali Normal, Paling Mahal Cuma Rp 115 Ribu
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Wakil ketua Panpel PSIS Semarang Pujianto (Kanan) dan General Manager PSIS Wahyu "Liluk" Winarto (Kiri) hadir dalam jumpa pers terkait persiapan PSIS melawan Barito Putera di Jalan Semeru Dalam 1, Semarang, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang akan kembali berstatus tuan rumah saat melawan Barito Putera dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan keenam di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (30/6/2019) mendatang.

Menyoal laga yang rencananya akan digelar mulai pukul 15.30 ini, Wakil Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang, Pujianto menjelaskan secara teknis.

Pihaknya sudah siap menggelar pertandingan tersebut.

"Untuk segi persiapan melawan Barito Putera, kami tinggal pelaksanaan saja. Semoga pertandingan berjalan lancar tanpa suatu kendala apapun," kata Pujiyanto dalam jumpa pers di Mes PSIS Jalan Semeru Dalam 1, Semarang, Kamis (27/6/2019).

Laga melawan Barito Putera, Panpel berencana bakal mencetak 8 ribu hingga 10 ribu lembar tiket.

Sementara untuk harga tiket, Panpel PSIS Semarang menurunkannya.

Setelah sebelumnya pada laga kandang terakhir PSIS Semarang melawan Persija Jakarta, Panpel sempat menaikkan harga tiket dengan nominal cukup tinggi.

Saat melawan Persija, Panpel menaikkan harga tiket khususnya di tribun barat A senilai Rp 200 ribu dan tribun barat B maupun C seharga Rp 175 ribu.

"Adapun untuk harga tiket melawan Barito Putera, di tribun barat A Rp 115 ribu, di tribun B dan C Rp 75 ribu, di tribun selatan Rp 50 ribu, dan di tribun timur Rp 55 ribu," jelas Puji.

Puji menambahkan, guna mengantisipasi sanksi Komdis PSSI, Panpel berencana akan memperketat pengamanan serta aturan bagi pedagang asongan.

Sesuai hasil rapat Panpel dan manajemen Mahesa Jenar beberapa waktu lalu, pedagang asongan dilarang menjual barang dagangannya dalam bentuk kemasan botol plastik, kaca, dan cup tertutup.

Terkait hal tersebut para pedagang asongan juga akan diberikan surat pernyataan kesepakatan oleh Panpel PSIS Semarang.

"Pedagang boleh masuk, tapi kami akan ingatkan kepada mereka bahwasanya ada hal-hal yang mereka tidak boleh menjual minuman dalam bentuk cup, botol. Intinya mereka boleh berjualan tapi dalam bentuk plastik," ujar Puji.

Sementara bagi suporter maupun penonton yang kedapatan membawa botol minum plastik maupun kaca maka botol minum tersebut akan disita.

"Untuk jumlah keamanan kami juga berkoordinasi untuk melakukan sweeping agar tidak ada lagi hal-hal yang merugikan PSIS Semarang," pungkas Puji. (F Ariel Setiaputra)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved