Pansus DPR RI: Pembahasan RUU Pertembakauan Belum Selesai Karena Pemerintah Tidak Serius

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Pertembakauan menilai, terdapat banyak kepentingan dalam pembahasannya.

Pansus DPR RI: Pembahasan RUU Pertembakauan Belum Selesai Karena Pemerintah Tidak Serius
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Rombongan Pansus RUU Pertembakauan DPR RI berfoto bersama di sela kunjungan kerja ke PT Pura Kudus, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Pertembakauan menilai, terdapat banyak kepentingan dalam pembahasannya.

Sehingga hingga saat ini regulasi tersebut belum disahkan.

Wakil Ketua Pansus RUU Pertembakauan, Hendrawan Supratikno mengatakan, RUU ini bermaksud untuk mengatur secara komprehensif.

Mulai dari aturan hulu sampai hilir pertembakauan.

“Aturan ini komprehensif. Mulai dari petani tembakau, proses industri, kemudian keuangannya, sampai hilir dan pemasaran. Ini sudah cukup lama RUU, tetapi sekali lagi meramu begitu banyak kepentingan tidak mudah,” kata Hendrawan saat berkunjung ke PT Pura Barutama Kudus, Kamis (27/6/2019).

Dalam pembahawan ini, lanjutnya, pemerintah harusnya memiliki komitmen yang kuat.

Sebab, undang-undang tidak bisa digarap secara sepihak oleh legislatif.

“Harmonisasi kepentingan merasa kalau pemerintah komitmen, kami kira bisa diselesaikan. Harmonisasi kepentingan yang berbeda-beda ini rumit, kemudian pemerintah merasa karena terlalu rumit ya sudahlah tidak usah dibahas,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Kemudian, anggota Pansus RUU Pertembakauan, Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, setiap pembahasan RUU pihaknya telah mengundang pemerintah.

Namun tidak ada keseriusan.

Halaman
123
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved