Residivis Kasus Pencurian Asal Ngawi Ditangkap di Sragen, Curi Puluhan Handphone

Sat Reskrim Polres Sragen tangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan konter HP Telering Sragen.

Residivis Kasus Pencurian Asal Ngawi Ditangkap di Sragen, Curi Puluhan Handphone
TRIBUN JATENG/ MAHFIRA PUTRI MAULANI
Sat Reskrim Polres Sragen AKP Harno beserta tim tunjukan barang bukti berupa handphone dan uang 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Sat Reskrim Polres Sragen tangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan konter HP Telering Sragen.

Sebanyak 45 jenis handphone berbagai merk berhasil digasak tersangka pada Sabtu, (15/6/2019) dini hari di Jalan Sukowati No 310 A Sragen Wetan Kecamatan Sragen.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Harno mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan tersangka merupakan Residivis kasus yang sama dan berinisial P alias S (46) warga Desa Tanjungsari RT 1, RW 3 Jogorogo Kabupaten Ngawi.

"Tersangka ditangkap dikediamannya bersama sisa barang bukti uang tunai Rp 15.452.000, tiga buah Hp, satu unit motor vario 150 warna hitam," ujar Harno, Kamis (27/6/2019).

Korban atau pemilik konter ialah Andri Ariyanto, (36) warga Jalan Sidoluhur 47 RT 2/ RW 3 Laweyan Surakarta.

Sebelumnya, pencurian terjadi pada Minggu (16/6/2019). Saat itu, sang dua karyawan konter Indri Wiyaningseh, (27) dan Dwi Wijayani, (27) berniat membuka konter pada pukul 08:25.

"Ketika dibuka dua karyawan tersebut mendapati ruangan toko sudah dalam keadaan acak-acakan. Ketika dicek sebanyak 45 unit berbagai merk, acesoris, serta uang Rp 11.047.000 telah hilang," lanjut Harno.

Atas kejadian tersebut sang karyawan langsung menghubungi pemilik konter.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.156.649.000.

Pengakuan tersangka kepada petugas, sebelumnya tersangka telah mengawasi konter tersebut beberapa kali. Setelah keadaan aman tersangka naik ke genteng dan masuk ke dalam konter.

Tersangka juga mengaku sudah melakukan pencurian sebanyak dua kali. Pelaku melakukan pencurian tersebut seorang diri.

"Hasil pencurian telah tersangka jual dan digunakan untuk membayar hutang, membeli motor dan untuk kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved