Tersangka Kasus Pelemparan Polisi Saat Demo Tewas Tertimpa Batu di Air Terjun Pantai Salak

- Bencana longsor terjadi di pemandian air terjun di Pulau VII Pantai Salak, Dusun Kwala Gemuk, Desa Namosialang, Kecamatan Batang Serangan

Tersangka Kasus Pelemparan Polisi Saat Demo Tewas Tertimpa Batu di Air Terjun Pantai Salak
ISTIMEWA
Irham Effendi Lubis turut tewas dalam peristiwa longsor di lokasi pemandian Air Terjun Pantai Salak, Langkat. 

TRIBUNJATENG.COM - Bencana longsor terjadi di pemandian air terjun di Pulau VII Pantai Salak, Dusun Kwala Gemuk, Desa Namosialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (23/5/2019) kemarin.

Akibat kejadian ini, tiga orang wisatawan dinyatakan tewas karena tertimpa batu yang jatuh dari atas air terjun.

Salah satu korban tewas tersebut diketahui atas nama Irham Effendi Lubis (38) warga yang tinggal di Jalan Baut, Medan Marelan.

Belakangan diketahui, Irham merupakan tersangka pelemparan polisi saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Sumut, 24 Mei lalu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto saat dikonfimasi membenarkan hal tersebut.

"Iya, dia salah satu tersangka yang sempat ditahan beberapa waktu lalu," kata Dadang, Senin (24/6/2019).

Atas kejadian tersebut, pihak Polrestabes Medan terpaksa menutup penanganan kasus yang menjerat Irham.

Sebelumnya, Irham ditangkap penyidik Polrestebes Medan pada akhir Mei lalu. 

Irham ditangkap karena diduga menjadi pelaku pelempar botol kaca pada aksi unjuk rasa massa GNKR di depan Gedung DPRD Sumut pada 24 Mei lalu.

Akibat pelemparan tersebut, seorang polisi Kasubdit Provost Polda Sumut, AKBP Triadi mengalami luka pada bagian tangan pada waktu itu.

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved