Bank Mandiri Targetkan 90 Persen ATM Nasabah Sudah Gunakan Chip Akhir Tahun Ini

Bank Mandiri sekarang 50 persen nasabah yang ada di wilayah dua sudah bermigrasi dengan kartu debit yang menggunakan teknologi chip.

Bank Mandiri Targetkan 90 Persen ATM Nasabah Sudah Gunakan Chip Akhir Tahun Ini
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
CEO Bank Mandiri Regional II Maswar Purnama (dua dari kanan) bersama Direktur Utama RSUP dr Kariadi Agus Suryanto, mengujicoba mobil transportasi lingkar rumah sakit di RSUP dr Kariadi Semarang, Jumat (28/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Indonesia telah menerbitkan surat yang mengharuskan perbankan menyelesaikan migrasi kartu debit dengan teknologi chip sebesar 50 persen pada tahun ini.

Dalam surat edaran BI bernomor 17/52/DKSP per 30 Desember 2015, implementasi standar nasional teknologi chip kartu debit ditargetkan mencapai 30 persen pada 2018, 50 persen di 2019, dan 100 persen pada 2021.

Menanggapi surat edaran tersebut, Bank Mandiri Wilayah II Jateng-DIY optimis akan bisa melalui target yang ditetapkan BI.

"Kami sekarang 50 persen nasabah yang ada di wilayah dua sudah bermigrasi dengan kartu debit yang menggunakan teknologi chip. Jadi target sudah lewat," terang CEO Bank Mandiri Regional II Jateng-DIY Maswar Purnama.

Ditemui saat menyerahkan bantua mobil transportasi lingkar RSUP dr Kariadi Semarang, Jumat (28/6/2019), ia menyebutkan Bank Mandiri Regional II punya target tersendiri terkait migrasi kartu berteknologi chip itu.

"Kami menargetkan akhir 2019 sudah 90 persen yang menggunakan kartu debit berteknologi chip. Tapi itu memang ada tantangannya," beber Maswar lebih lanjut.

Ia menyebutkan, kendala utama adalah kemauan nasabah untuk datang ke bank mengganti kartu ATM.

Menurutnya, selama masih bisa dipakai nasabah cenderung enggan datang ke bank untuk mengganti kartu debit.

"Tapi kami juga tidak kalah akal. Kami lakukan upaya jemput bola. Beberapa instansi kami datangi. Yang perorangan ini memang masih belum tapi akan kami kejar," ungkapnya.

Migrasi kartu debit dari teknologi pita magnetik ke chip dilakukan untuk mencegah terjadinya skimming.

Yakni sebuah tindak kejahatan perbankan dengan cara mencuri data kartu debit atau kredit untuk menarik dana yang ada. (Rival Almanaf)

Penulis: rival al-manaf
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved