KPU Kendal Tancap Gas Persiapkan Pilkada 2020, Diperkirakan Telan Anggaran Rp 35,7 Miliar

Ketua KPU Kabupaten Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan, pada Pilkada Serentak akan diikuti 21 kabupaten-kota di Jawa tengah.

KPU Kendal Tancap Gas Persiapkan Pilkada 2020, Diperkirakan Telan Anggaran Rp 35,7 Miliar
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ketua KPU Kabupaten Kendal Hevy Indah Oktaria 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legeslatif (Pileg) telah selesai, kini giliran KPU mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak.

Salah satu daerah yang akan menyelenggarakan pilkada adalah Kabupaten Kendal.

KPU Kabupaten Kendal pun saat ini tancap gas menyusun anggaran operasional untuk pelaksanaan pilkada di wilayahnya.

Ketua KPU Kabupaten Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan, pada Pilkada Serentak akan diikuti 21 kabupaten-kota di Jawa tengah.

Pemilihan itu akan dilaksanakan pada September 2020.

"Saat ini kami telah berkomunikasi dengan Pemkab Kendal terkait anggaran penyelenggaraan Pilkada Kendal. Pada tahun ini kami mengajukan Rp 35,7 miliar. Namun itu pasti akan dibahas kembali," ujarnya.

Anggaran itu mengalami kenaikan dibandingkan pada Pilkada 2015.

Pada Pilkada kala itu menggunakan anggaran sebesar Rp 24 miliar dengan realisasi anggaran sebesar Rp 22 miliar.

"Pada Pilkada 2015 lalu realisasinya hanya dua pasangan calon. Dalam penyusunan anggaran itu juga menyesuaikan indeks harga yang ditetapkan untuk 2020," katanya.

Menurutnya, saat ini KPU RI menggondok proses dan tahapan-tahapan pilkada sehingga KPU di daerah menunggu dikeluarkannya PKPU baru.

Diperkirakan pembukaan pendaftaran pilkada akan dilakukan pada April 2020.

"Melihat kondisi hasil pemilu tahun ini kemungkinan ada 3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020. Pasalnya syarat untuk mengajukan calon Bupati harus mendapatkan 20 persen dukungan suara sah dari Pileg," katanya.

Sedangkan untuk pasangan calon dari jalur independen pihaknya memperkirakan ada dua pasangan.

Namun kemungkinan tersebut dapat berubah dengan proses politik di Kabupaten Kendal. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved