Manfaatkan Dana Desa, Wisata Pantai Mina Mangrove di Pati Berhasil Sedot Wisatawan

"Kami tawarkan wisata edukasi pertambakan. Di seluruh Pati, mungkin desa kami adalah penghasil bandeng terbesar,"

Manfaatkan Dana Desa, Wisata Pantai Mina Mangrove di Pati Berhasil Sedot Wisatawan
Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Manfaatkan Dana Desa, Wisata Pantai Mina Mangrove di Kabupaten Pati Berhasil Datangkan Banyak Pengunjung 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Atty Rahmalia Nurani (22), tampak asyik berfoto ria di atas sebuah gardu pandang yang berdiri di tengah lahan mangrove, Rabu (26/6/2019). Trek-trek kayu yang membelah lautan bakau hijau-rimbun dan riak kecil ombak pesisir pantai utara Jawa di kejauhan menjadi latar belakang fotonya.

Ima, begitu mahasiswi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini biasa disapa, tengah berada di Pantai Mina Mangrove. Tempat wisata baru yang berada di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati ini tengah "hits" di media sosial warga Pati.

Pantai ini menawarkan keunggulan yang kerap jadi pertimbangan utama pelancong masa kini dalam menentukan destinasi: Instagramable.

Foto diri di ketinggian, di tengah lahan konservasi mangrove seluas 25 hektar, tentu akan jadi bahan unggahan media sosial yang sayang dilewatkan.

"Saya tahu tempat ini dari teman-teman yang pernah unggah foto di medsos. Mumpung sedang libur kuliah, saya sempatkan ke sini," ujar Ima yang berasal dari Desa Plaosan, Kecamatan Cluwak.

Menurut Ima, Pantai Mina Mangrove cukup bagus dan menyejukkan mata. Ia optimistis, ke depan tempat ini akan semakin ramai dan dikenal para pelancong. Namun, fasilitas di sini memang belum lengkap. Sebab, tempat wisata ini memang masih betul-betul baru dan dalam tahap penyempurnaan.

Hal ini terlihat dari belum banyaknya pedagang makanan dan keberadaan fasilitas penunjang yang masih minim. Ketika Tribunjateng.com berkunjung, sekelompok pekerja tengah membangun toilet umum.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Tunggulsari Jarot Supriyanto, pantai yang dikelola oleh Kader Wisata Desa Tunggulsari ini bahkan baru menetapkan tarif parkir pada Senin (24/6/2019), setelah pengunjung mulai ramai.

"Trek-trek mangrove di dalamnya pun baru dibuat sekira satu bulan belakangan," ucapnya.

Meski tergolong baru, pengunjung dari berbagai penjuru Pati telah ramai berdatangan. Pada Senin (24/6/2019), ada 300-an karcis parkir terjual. Adapun keesokan harinya, tak kurang dari 419 kendaraan datang berkunjung.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved