Mudahkan Layanan Permohonan Surat Keterangan, PN Pati Sosialisasikan PTSP+ dan e-Raterang

"Aplikasi terbaru di pengadilan tersebut mempermudah pelayanan kepada masyarakat melalui permohonan surat keterangan secara daring,"

Mudahkan Layanan Permohonan Surat Keterangan, PN Pati Sosialisasikan PTSP+ dan e-Raterang
Istimewa
Pengadilan Negeri (PN) Pati melakukan sosialisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Plus (PTSP+) dan Surat Keterangan Elektronik (e-Raterang) di Ruang Sidang Cakra, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pengadilan Negeri (PN) Pati melakukan sosialisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Plus (PTSP+) dan Surat Keterangan Elektronik (e-Raterang) di Ruang Sidang Cakra, Kamis (27/6/2019).

"Aplikasi terbaru di pengadilan tersebut mempermudah pelayanan kepada masyarakat melalui permohonan surat keterangan secara daring," ujar Humas PN Pati Agung Iriawan yang mewakili Ketua PN Pati Suwarno ketika dikonfirmasi, Jumat (28/6/2019).

Peraturan mengenai PTSP+ dan e-Raterang termaktub dalam SK Dirjen Badilum Mahkamah Agung nomor 44/DJU/SK/HM02.3/2/2019.

Agung menjelaskan, jenis surat keterangan yang bisa diperoleh melalui layanan ini ialah sebagai berikut.

Surat Keterangan Tidak Sedang Dinyatakan Pailit;
Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana; Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya; Surat Keterangan Dipidana Karena Kealpaan Ringan atau Alasan Politik; dan Surat Keterangan Tidak memiliki Tanggungan Utang secara Perorangan dan/atau secara Badan Hukum yang Menjadi Tanggungjawabnya yang Merugikan Keuangan Negara.

"Untuk dapat menggunakan fasilitas ini, pemohon diwajibkan mendaftar terlebih dahulu dengan mengakses laman web. Kemudian mengisi identitas lengkap serta alamat email untuk mendapatkan akses masuk. Setelah itu pemohon mengisi form data diri dan memilih menu Layanan. Data tersebut akan dikirimkan ke database untuk diolah dan diterbitkan surat permohonan," jelasnya.

Laman web yang dimaksud ialah eraterang.badilum.mahkamahagung.go.id/masuk

Agung mengatakan, dengan adanya layanan ini, pemohon tidak perlu datang ke PTSP pengadilan untuk mendapatkan surat keterangan. Semua bisa dilakukan melalui perangkat elektronik di mana pun pemohon berada.

Dalam acara sosialisasi tersebut, lanjut Agung, juga disampaikan Surat Edaran Dirjen Badilum nomor 04 tahun 2019 tentang Kewajiban Pendaftaran Perkara Melalui E-Court atau persidangan elektronik.

"Sekarang semua perkara perdata wajib didaftarkan secara online melalui aplikasi e-Court tersebut. Untuk membantu penggunanya mengakses dan mendaftar, pengadilan menyediakan petugas khusus berada di front office PTSP Pengadilan Negeri Pati," tandasnya. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved