Polisi Tembak Bocah Usia 11 Tahun Karena Hal Sepele, Bakal Dijerat Pasal Hooliganisme

Seorang polisi di Rusia dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya setelah menembak bocah laki-laki berusia 11 tahun di bagian perut.

Polisi Tembak Bocah Usia 11 Tahun Karena Hal Sepele, Bakal Dijerat Pasal Hooliganisme
Via Intisari
Ilustrasi penembakan. 

TRIBUNJATENG.COM, RUSIA - Seorang polisi di Rusia dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya setelah menembak bocah laki-laki berusia 11 tahun di bagian perut.

Polisi 36 tahun itu awalnya memarkirkan mobil di dekat lapangan Kota Kursk pada Minggu (23/6/2019) malam.

Dia marah dengan sekelompok anak yang bermain sepak bola.

Sebab, seperti diwartakan Newsweek, Kamis (27/6/2019), satu dari kelompok bocah itu tidak sengaja menendang bola dan dan mengenai mobil si polisi.

Harian setempat Komsomolskaya Pravda memberitakan, polisi yang tak disebutkan namanya itu langsung mengeluarkan senjata dan menembak perut bocah itu.

Kemudian dia menembak lagi ke udara untuk menakuti mereka.

Komite Investigasi Kursk mengumumkan, mereka langsung melakukan penyelidikan kriminal terhadap polisi itu.

Si polisi dijerat dengan pasal hooliganisme yang jika terbukti, dia terancam mendekam selama lima tahun.

Apalagi setelah diketahui dia tengah mabuk.

"Petugas itu sudah membuat kepanikan pada masyarakat sekitar," ujar komite dalam keterangan resmi.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved