Waspada Empat Penyakit di Musim Pancaroba, Bisa Lakukan Cara Sederhana Ini Agar Tak Mudah Terserang

Memasuki musim pancaroba, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupeten Pekalongan mengimbau warga waspadai beberapa gangguan kesehatan.

Waspada Empat Penyakit di Musim Pancaroba, Bisa Lakukan Cara Sederhana Ini Agar Tak Mudah Terserang
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupeten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Memasuki musim pancaroba, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupeten Pekalongan mengimbau warga waspadai beberapa gangguan kesehatan.

Kepala Dinkes Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro mengatakan, musim pancaroba seperti saat ini daya tubuh seseorang rentan terhadap beberapa penyakit.

Terutama yang disebabkan oleh virus seperti flu, demam berdarah, asma, maupun diare.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar daya tahan fisik terus dijaga, rajin berolah raga, dan makan serta minum yang cukup.

"Pada musim pancaroba cuaca menjadi tidak menentu. Seperti cerah dan panas di pagi hari namun menjadi berangin dan juga disertai hujan di sore hari. Kondisi ini rentan bagi kesehatan. Suhu udara yang bergerak secara cepat menjadi lembap atau dingin dapat memudahkan virus dan bakteri berkembang cepat," kata Setiawan Dwi Antoro saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Jumat (28/6/2019).

Wawan mengungkapkan dalam situasi seperti ini hal yang paling penting adalah menjaga kesehatan.

Di antaranya yaitu tidur dan istirahat yang cukup, makan, dan minum yang cukup.

"Kondisi pancaroba, daya tahan tubuh seseorang tentunya berbeda-beda. Di daerah yang dingin bisa pakai selimut, silakan disesuaikan dengan situasi. Sehingga, tubuh bisa beradaptasi dengan situasi sekarang," ungkapnya.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk menjaga kondisi badan terlebih nanti akan memasuki musim kemarau.

"Antisipasi untuk penyakit Ispa dengan perbanyak minum air, memakai masker jika melewati wilayah berdebu dan jika telah terjangkit bakteri segera berkonsultasi ke pusat kesehatan setempat," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved