2 Warga Cilacap Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Cipularang, Jasa Raharja Serahkan Santunan

Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Wangon Okto Arif Primanto menyerahkan santunan bagi ahli waris dua korban kecelakaan di Tol Cipularang.

2 Warga Cilacap Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Cipularang, Jasa Raharja Serahkan Santunan
IST
Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Wangon Okto Arif Primanto, Jumat (28/6/2019) siang, menyerahkan santunan bagi ahli waris Dewi Mufti Rahayu 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Wangon Okto Arif Primanto, Jumat (28/6/2019) siang, menyerahkan santunan bagi ahli waris dua korban kecelakaan di Tol Cipularang yang meninggal dunia.

Dua korban meninggal tersebut adalah Uting Sumirat dan Dewi Mufti Rahayu.

Uting Sumirat warga Dusun Sidadadi Desa Bulaksari Kecamatan Bantarsari, Cilacap.

Dewi Mufti Rahayu warga Dusun Karang Tengah Desa Citembong Kecamatan Bantarsari.

Keduanya meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipularang, tepatnya di Km. 96 jalur B Desa Gunung Hejo, Darangdan, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat pagi jam 05.00 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan Xenia yang mereka tumpangi dan truk.

"Untuk korban Uting Sumirat, santunan sudah kami transfer ke rekening suami korban yang bernama Mohamad Bunyani. Untuk korban Dewi Mufti Rahayu santunan ditransfer ke rekening orang tua korban yaitu Hadi," jelas Okto kepada Tribunjateng.com.

Dia juga menyampaikan ucapan duka cita atas musibah yang menimpa korban.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 16/2017, ahli waris korban meninggal menerima santunan masing-masing Rp. 50 juta.

"Setelah mendapat informasi dari Jasa Raharja Purwakarta, kami langsung melakukan jemput bola dengan mendatangi kediaman ahli waris. Menyampaikan informasi dan persyaratan dokumen pengajuan santunan," imbuhnya.

Setelah dokumen lengkap, hari itu juga santunan dapat diserahkan kepada para ahli waris.

"Semoga dengan adanya dana santunan ini dapat meringankan beban ahli waris dan keluarga korban lainnya," sambungnya.

Hadi selaku ahli waris Dewi Mufti Rahayu menyampaikan terima kasih kepada Jasa Raharja atas santunan dan pelayanannya.

"Kami dibantu dan diberi kemudahan dalam proses pengurusan santunan ini. Bahkan santunan sudah kami terima padahal jenazah anak saya saja belum sampai ke rumah kami," ucap Hadi.

Dalam kecelakaan itu, ada tiga penumpang Xenia yang mengalami luka, yaitu Rendi (7), Rindi (7), dan Nurhayanti (26). (*)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved