Bantu Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Ikatan Istri Dokter Turun Ke Kelurahan

Hal itu juga yang mengilhami organisasi Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) untuk ikut mengawal dan meningkatkan kesehatan di daerah pinggrian terseb

Bantu Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Ikatan Istri Dokter Turun Ke Kelurahan
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Paparan : Ketua IIDI Kota Semarang, Hetty Zen Budi Palarto saat memberikan paparan fokus program kerja di Hotel Pandanaran Semarang, Sabtu (29/6/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kesehatan ibu dan anak di daerah pinggiran kota sering menjadi problematika. Kondisi sosial dan ekonomi biasanya menjadi pemacu.

Hal itu juga yang mengilhami organisasi Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) untuk ikut mengawal dan meningkatkan kesehatan di daerah pinggrian tersebut.

Ketua IIDI Kota Semarang, Hetty Zen Budi Palarto menjelaskan sudah selama tiga tahun ini organisasinya menggelar program peningkatan taraf hidup sehat ibu dan anak di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.

"Ada beberapa upaya yang kami lakukan mulai dari melakukan berbagai penyuluhan dan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis," terang Hetty saat dijumpai dalam halal bihalal IIDI di Hotel Pandanaran, Semarang, Sabtu (29/6/2019).

Menurutnya kesehatan ibu sangat mempengaruhi angka kematian ibu dan bayi. Oleh karena itu beberapa kali IIDI juga mensosialisasikan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

"Kebersihan lingkungan dan gerakan masyarakat sehat juga menjadi fokus kami ini sudah kami lakukan selama tiga tahun. Nah melalui halal bihalal ini kami juga akan berkoordinasi lagi apa yang akan menjadi fokus program selanjutnya," bebernya.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Afrida Yanti Sarwoko menambahkan saat ini ada sekitar 300 anggota IIDI. Jumlah itu menurutnya masih belum maksimal mengingat di Kota Semarang ada sekitar tiga ribu istri dokter.

"Jika semua bergabung mungkin kekuatan kami akan bertambah untuk mensukseskan program pembinaan atau pendampingan dibidang kesehatan," imbuh Afrida.

Ia menambahkan halal bihalal IIDI merupakan acara puncak kegiatan dari seluruh rangkaian aktivitas di Bulan Ramadan IIDI.

"Kegiatan kami awali dengan mengumpulkan zakat infaq dari seluruh anggota IIDI dan terkumpul dana cukup banyak lalu kami salurkan ke tukang becak, tukang samapah dan lansia," bebernya lebih lanjut.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved